IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Ekspansi Ritel Indonesia Tetap Aman Meski Konflik Timur Tengah Memanas

JAKARTA – Rencana ekspansi Alfamart untuk membuka 100 gerai di Bangladesh tahun ini masih menunggu hasil evaluasi kinerja dari dua gerai percontohan yang telah dan akan segera beroperasi.

Direktur Corporate Affairs Alfamart, Solihin, menjelaskan bahwa langkah strategis perusahaan sangat bergantung pada performa operasional gerai awal tersebut. Hingga saat ini, pihak Alfamart belum memberikan kepastian lebih lanjut terkait percepatan ekspansi tersebut.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, memastikan bahwa ekspansi ritel nasional ke luar negeri sejauh ini tidak terpengaruh oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.

Terkait kondisi ritel di dalam negeri, Iqbal mengakui bahwa pola ekspansi pengusaha saat ini memang jauh lebih terbatas dibandingkan satu dekade lalu. Meski demikian, kinerja penjualan ritel tetap solid, yang tercermin dari capaian target transaksi pada kuartal pertama 2026.

Kementerian Perdagangan mencatat total transaksi dari dua program belanja nasional, yakni Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026, mencapai Rp 184,02 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 172,38 triliun.

21 Orangutan di Kalteng Alami Gangguan Pernapasan Akibat Karhutla

Program Friday Mubarak yang diinisiasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berhasil mencatatkan transaksi Rp 129,12 triliun, atau 8,5 persen melampaui target. Agenda ini melibatkan 200 merek ritel, 11 juta pedagang pasar, serta ratusan pusat belanja di seluruh Indonesia.

Sementara itu, program BINA Lebaran 2026 yang digelar Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) membukukan transaksi sebesar Rp 54,9 triliun, atau 2,8 persen di atas target.

Data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menunjukkan adanya peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan sebesar 12 persen selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Kenaikan konsumsi didominasi oleh sektor makanan, minuman, dan hiburan.

Guna menjaga daya beli masyarakat, pemerintah bersama asosiasi pelaku usaha berkomitmen untuk terus menjalankan program belanja strategis sepanjang sisa tahun 2026.

Beberapa agenda mendatang meliputi BINA Holiday, BINA HBD Indonesia, dan BINA Indonesia Great Sale yang digagas Hippindo. Selain itu, Aprindo juga telah menyiapkan Holiday Sale, Merdeka Madness, serta EPIC Sale, sementara APPBI akan menghadirkan Indonesia Shopping Festival pada Agustus mendatang.

DPLK Bank BJB Tingkatkan Literasi Perencanaan Dana Pensiun Masyarakat

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

04

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

05

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

06

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

07

Program B50 Resmi Meluncur, Ini Prospek dan Rekomendasi Saham Emiten CPO

08

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

Berita Terbaru