Ekonomi

Ekspansi Ritel Indonesia Tetap Aman Meski Konflik Timur Tengah Memanas

JAKARTA – Rencana ekspansi Alfamart untuk membuka 100 gerai di Bangladesh tahun ini masih menunggu hasil evaluasi kinerja dari dua gerai percontohan yang telah dan akan segera beroperasi.

Direktur Corporate Affairs Alfamart, Solihin, menjelaskan bahwa langkah strategis perusahaan sangat bergantung pada performa operasional gerai awal tersebut. Hingga saat ini, pihak Alfamart belum memberikan kepastian lebih lanjut terkait percepatan ekspansi tersebut.

Di sisi lain, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan, memastikan bahwa ekspansi ritel nasional ke luar negeri sejauh ini tidak terpengaruh oleh eskalasi konflik di Timur Tengah.

Terkait kondisi ritel di dalam negeri, Iqbal mengakui bahwa pola ekspansi pengusaha saat ini memang jauh lebih terbatas dibandingkan satu dekade lalu. Meski demikian, kinerja penjualan ritel tetap solid, yang tercermin dari capaian target transaksi pada kuartal pertama 2026.

Kementerian Perdagangan mencatat total transaksi dari dua program belanja nasional, yakni Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026, mencapai Rp 184,02 triliun. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp 172,38 triliun.

Harga Emas Antam 23 April 2026 Turun ke Rp 2.805.000 per Gram

Program Friday Mubarak yang diinisiasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berhasil mencatatkan transaksi Rp 129,12 triliun, atau 8,5 persen melampaui target. Agenda ini melibatkan 200 merek ritel, 11 juta pedagang pasar, serta ratusan pusat belanja di seluruh Indonesia.

Sementara itu, program BINA Lebaran 2026 yang digelar Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) membukukan transaksi sebesar Rp 54,9 triliun, atau 2,8 persen di atas target.

Data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menunjukkan adanya peningkatan kunjungan masyarakat ke pusat perbelanjaan sebesar 12 persen selama periode Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Kenaikan konsumsi didominasi oleh sektor makanan, minuman, dan hiburan.

Guna menjaga daya beli masyarakat, pemerintah bersama asosiasi pelaku usaha berkomitmen untuk terus menjalankan program belanja strategis sepanjang sisa tahun 2026.

Beberapa agenda mendatang meliputi BINA Holiday, BINA HBD Indonesia, dan BINA Indonesia Great Sale yang digagas Hippindo. Selain itu, Aprindo juga telah menyiapkan Holiday Sale, Merdeka Madness, serta EPIC Sale, sementara APPBI akan menghadirkan Indonesia Shopping Festival pada Agustus mendatang.

Rupiah Tembus Rp17.300, Airlangga Serahkan Stabilitas Nilai Tukar kepada BI

Komentar

Berita Populer

01

Pemprov DKI Jakarta Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Lima Wilayah

02

KPK Panggil Bos Rokok HS Guna Dalami Dugaan Korupsi Cukai Bea Cukai

03

BGN Umumkan Revisi Juknis MBG 2026, Nomenklatur Personel SPPG Berubah

04

Menaker Dorong PVN 2026 Bandung Siapkan Lulusan Kerja

05

Pemkab Lima Puluh Kota Tengahi Konflik Masyarakat

06

Zigo Rolanda Dorong Infrastruktur Sumbar, Masuk Top 10 Golkar

07

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

08

Wamen KKP Ajak Pelaku Usaha Gunakan Stelina Tingkatkan Daya Saing Ekspor

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com