Jakarta – Stuart Rogers, seorang bankir berpengalaman dengan rekam jejak lebih dari 25 tahun di kawasan Asia Pasifik, resmi ditunjuk sebagai Presiden Direktur PT Bank HSBC Indonesia. Penunjukan ini diumumkan pada Kamis, 6 Oktober 2025.
Stuart Rogers akan secara efektif menggantikan posisi Francois de Maricourt mulai 2 November 2025. Sebagai pucuk pimpinan baru, Stuart akan memimpin sekitar 2.300 staf HSBC yang tersebar di 12 kota di seluruh Indonesia.
Presiden Komisaris HSBC Indonesia, Martin Haythorne, menyambut baik penunjukan Stuart. “Saya berharap dapat bekerja sama erat dengannya untuk tahapan pertumbuhan dan perkembangan bank selanjutnya, menjadi bank internasional pilihan di Indonesia,” ujar Haythorne dalam keterangan resmi.
Sebelumnya, Stuart menjabat sebagai Regional Head of International Markets untuk HSBC Commercial Banking yang berbasis di Singapura. Ia memiliki pengalaman luas di dunia perbankan di kawasan Asia Pasifik, termasuk di Australia, Hong Kong, Sri Lanka, dan sembilan tahun terakhir di Singapura.
HSBC Indonesia meyakini Stuart memiliki rekam jejak kuat dalam mendorong pertumbuhan strategis, manajemen risiko, pengembangan sumber daya manusia, serta transformasi organisasi. Pengalamannya mencakup kepemimpinan dalam integrasi strategis PT Bank Ekonomi Raharja Tbk dengan cabang HSBC di Indonesia ke dalam PT Bank HSBC Indonesia.
Pengalaman luas ini diharapkan dapat memberikan perspektif regional dan pemahaman mendalam mengenai tantangan serta peluang strategis yang dihadapi oleh industri perbankan.
HSBC sendiri telah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1885, awalnya untuk memfasilitasi perdagangan gula di Batavia. Saat ini, anggota dari HSBC Group ini menyediakan layanan perbankan universal bagi nasabah korporasi, institusi, dan ritel di Indonesia.


