**Jakarta – Harga emas Antam melonjak tipis Rp 8.000 menjadi Rp 2.307.000 per gram pada perdagangan awal pekan ini, Senin (10/11). Kenaikan signifikan ini membawa kabar gembira, terutama bagi investor yang membeli emas batangan pada November 2022, dengan potensi keuntungan mencapai jutaan rupiah.
Angka Rp 2.307.000 per gram ini tercatat lebih tinggi dibandingkan perdagangan sebelumnya pada Sabtu (8/11) yang dibanderol Rp 2.299.000 per gram. Kenaikan serupa juga terjadi pada harga pembelian kembali atau *buyback* sebesar Rp 8.000, menjadi Rp 2.172.000 per gram. Harga *buyback* sebelumnya tercatat Rp 2.164.000 per gram.
Bagi masyarakat yang memiliki emas koleksi dan berencana menjualnya, mereka akan mendapatkan harga senilai Rp 2.172.000 per gram. Keuntungan besar menanti para pemilik emas batangan yang telah berinvestasi sejak November 2022, atau sekitar tiga tahun ke belakang. Saat itu, harga emas Antam berada di level Rp 936.000 per gram.
Sebagai contoh, jika seseorang membeli 5 gram emas pada November 2022 dengan harga Rp 4.680.000, kini mereka dapat menjualnya seharga Rp 10.860.000 (belum termasuk pajak). Dengan demikian, keuntungan total yang diperoleh dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2022 tersebut mencapai Rp 6.180.000.
Di sisi lain, pergerakan harga emas diperkirakan terbatas pada pekan depan. Sentimen global dan fluktuasi nilai tukar menjadi faktor utama yang memengaruhinya. Pengamat pasar komoditas, Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan pergerakan emas masih cenderung berada dalam rentang moderat, baik di pasar internasional maupun domestik.
Ibrahim menyebut, secara teknikal level *support* pertama berada di 99,35. Jika melemah lebih dalam, harga berpotensi menuju *support* kedua di 99,15. Sementara itu, peluang penguatan diperkirakan menuju *resistance* pertama di 99,73 dan *resistance* kedua mendekati USD 100 per troy ounce. Harga emas dunia pada Sabtu pagi tercatat di USD 4.001,30 per troy ounce. Ia memperkirakan pergerakan harga emas global pada pekan depan akan berada di kisaran USD 3.887–USD 4.133 per troy ounce.
“Kalau melemah, *support* pertama di 3.994 dan *support* kedua di 3.887. Kalau menguat, *resistance* pertama di 4.063 dan *resistance* kedua di USD 4.133 per troy ounce,” jelas Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (9/11).
Sementara itu, harga logam mulia di tanah air ditutup di level Rp 2.299.000 per gram pada akhir pekan lalu. Ibrahim menilai harga emas berpotensi bergerak di rentang Rp 2.200.000–Rp 2.390.000 per gram sepanjang pekan depan. “Jadi kemungkinan dalam transaksi satu minggu, di minggu depan itu mungkin mentok di level Rp 2.200.000. Untuk potensi kenaikan, *resistance* pertama di Rp 2.320.000 pada Senin. Untuk satu minggu, kemungkinan besar bisa menyentuh Rp 2.390.000,” terangnya.
Berikut adalah rincian harga emas Antam terkini pada Senin (10/11) dari 0,5 gram hingga 1.000 gram:
* Harga emas 0,5 gram: Rp 1.203.500
* Harga emas 1 gram: Rp 2.307.000
* Harga emas 2 gram: Rp 4.564.000
* Harga emas 3 gram: Rp 6.828.000
* Harga emas 5 gram: Rp 11.350.000
* Harga emas 10 gram: Rp 22.620.000
* Harga emas 25 gram: Rp 56.385.000
* Harga emas 50 gram: Rp 112.605.000
* Harga emas 100 gram: Rp 225.060.000
* Harga emas 250 gram: Rp 562.340.000
* Harga emas 500 gram: Rp 1.124.400.000
* Harga emas 1.000 gram: Rp 2.247.600.000


