Berita

Eksploitasi Tambang Ilegal, Ironi Besar Saat Peringatan Hari Bumi

Sejatinya, peringatan Hari Bumi bertujuan meningkatkan kesadaran lingkungan. Namun, peringatan tersebut seringkali terbatas pada ruang-ruang media sosial dan acara-acara seremonial, sementara kebijakan lingkungan yang substantif dan perlindungan ekosistem riil masih minim.

Eksploitasi tambang ilegal merupakan salah satu bentuk ironi terbesar dalam perlindungan lingkungan di Indonesia. Sebuah ekskavator tampak bekerja di lokasi penambangan pasir ilegal pada Hari Bumi di Peukan Bada, Aceh, pada Rabu, 22 April 2026.

Tambang ilegal dapat memicu kerusakan ekosistem lingkungan yang parah, seperti erosi, polusi air, dan lubang tambang yang dibiarkan begitu saja. Fenomena ini menciptakan kontras yang tajam antara perayaan komitmen kelestarian alam dan kerusakan nyata di lapangan. Peringatan Hari Bumi seharusnya menjadi titik balik menuju perubahan yang berkelanjutan.

Komentar

Berita Populer

01

Pemprov DKI Jakarta Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Lima Wilayah

02

KPK Panggil Bos Rokok HS Guna Dalami Dugaan Korupsi Cukai Bea Cukai

03

BGN Umumkan Revisi Juknis MBG 2026, Nomenklatur Personel SPPG Berubah

04

Menaker Dorong PVN 2026 Bandung Siapkan Lulusan Kerja

05

Pemkab Lima Puluh Kota Tengahi Konflik Masyarakat

06

Zigo Rolanda Dorong Infrastruktur Sumbar, Masuk Top 10 Golkar

07

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

08

Wamen KKP Ajak Pelaku Usaha Gunakan Stelina Tingkatkan Daya Saing Ekspor

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com