IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

BEI Resmi Buka Short Selling Hari Ini: Cara Kerja dan Jadwalnya

Gedung Bursa Efek Indonesia di Jakarta dengan logo BEI yang terlihat jelas
Bursa Efek Indonesia resmi mengimplementasikan kembali fasilitas short selling mulai 15 September 2026.

Jakarta, Gonesia.com – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali implementasi fasilitas short selling mulai Selasa, 15 September 2026, sebagai upaya memberikan instrumen baru bagi investor dalam memitigasi risiko sekaligus meraih keuntungan di tengah fluktuasi pasar.

Kebijakan strategis ini menjadi babak baru bagi pasar modal domestik setelah sempat mengalami serangkaian penundaan dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Langkah tersebut tertuang secara formal dalam Pengumuman Nomor Peng-00168/BEI.POP/09-2026 yang diterbitkan otoritas bursa pada 14 September 2026.

Direktur BEI Irvan Susandy dan Iding Pardi melalui keterangan resmi Kontan menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Otoritas bursa merujuk pada Surat OJK Nomor S-113/D.04/2026 tanggal 9 September 2026 yang secara spesifik mengatur tentang batasan auto rejection, trading halt, serta implementasi short selling.

Danantara Tegaskan Belum Ada Keputusan Final Terkait Demutualisasi BEI

Ia menjelaskan bahwa pemberlakuan kembali mekanisme ini sempat tertunda melalui Surat OJK Nomor S-101/D.04/2025 dan Surat OJK Nomor S-9/D.04/2026.

Penerapan kembali fasilitas ini memungkinkan pelaku pasar untuk mengambil posisi jual atas saham yang belum dimiliki dengan meminjamnya terlebih dahulu, guna meraih keuntungan dari penurunan harga aset.

Namun, ia menegaskan bahwa dibukanya kembali fasilitas ini tidak berarti seluruh emiten di papan perdagangan bisa langsung ditransaksikan melalui skema short selling.

Investor diwajibkan untuk tetap mematuhi daftar efek yang memenuhi persyaratan khusus yang telah ditetapkan oleh pihak bursa.

Proses implementasi ini akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan stabilitas pasar tetap terjaga.

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 Menjadi Rp2.592.000 Per Gram Hari Ini

BEI dijadwalkan akan merilis daftar efek yang memenuhi kriteria short selling pada 28 September 2026 mendatang.

Daftar tersebut nantinya baru akan berlaku efektif dan dapat digunakan oleh investor pada periode perdagangan Oktober 2026.

Mekanisme ini bekerja dengan cara investor meminjam saham, menjualnya di harga tinggi, lalu membelinya kembali saat harga turun untuk mengembalikan pinjaman tersebut.

Keuntungan kotor diperoleh dari selisih harga jual awal dengan harga beli kembali setelah dikurangi berbagai biaya transaksi serta biaya peminjaman.

Sebaliknya, jika harga saham justru bergerak naik, investor akan menanggung kerugian karena harus membeli kembali saham di harga yang lebih mahal untuk menutup posisi.

Wall Street Melemah Akibat Kekhawatiran Pengembangan Kecerdasan Buatan

Selain regulasi bursa, pelaku pasar juga perlu memastikan apakah perusahaan sekuritas yang mereka gunakan telah menyediakan fasilitas atau infrastruktur pendukung untuk transaksi ini.

Edukasi mengenai risiko menjadi krusial karena short selling memiliki profil risiko yang berbeda dibandingkan dengan transaksi jual-beli saham konvensional.

Pengaturan ketat ini bertujuan untuk menjaga integritas pasar sekaligus memberikan fleksibilitas bagi investor dalam menjalankan strategi investasi yang lebih dinamis.

Diharapkan, kehadiran kembali instrumen ini mampu meningkatkan likuiditas pasar modal Indonesia di tengah kondisi ekonomi global yang menantang.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

03

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

04

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

05

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

06

Akselerasi Dekarbonisasi Industri Indonesia Melalui RUEN 2026–2035

07

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

08

Profil Ikhwan Ali Tanamal, Debutan Gemilang Persib Bandung Lawan Arema FC

Berita Terbaru