IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Bangun Kosambi Sukses Raih Marketing Sales Rp 231 Miliar di Semester I 2026

Logo PT Bangun Kosambi Sukses Tbk dan ilustrasi proyek properti yang sedang dikembangkan
PT Bangun Kosambi Sukses Tbk mencatatkan marketing sales sebesar Rp 231 miliar pada semester I 2026.

JAKARTA, Gonesia.com – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) berhasil mengamankan pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp 231 miliar sepanjang semester pertama tahun 2026.

Realisasi tersebut setara dengan 41% dari total target marketing sales yang telah ditetapkan perusahaan untuk sepanjang tahun 2026.

Presiden Direktur PT Bangun Kosambi Sukses Tbk, Steven Kusuma, menyatakan bahwa capaian kinerja tersebut mencerminkan ketahanan perseroan di tengah kondisi pasar yang masih diwarnai ketidakpastian global, kenaikan suku bunga domestik, serta pendekatan investasi yang lebih selektif pada sektor properti.

“Permintaan terhadap produk dan proyek yang kami kembangkan di kawasan PIK2 menunjukkan ketahanan, didukung oleh perkembangan kawasan yang terus berjalan serta ekosistem bisnis yang semakin lengkap,” ujarnya dalam keterbukaan informasi yang dikutip dari Kontan.

Strategi monetisasi kawasan Central Business District (CBD) PIK2 melalui penjualan kaveling tanah komersial tercatat menjadi kontributor utama dalam perolehan pendapatan tersebut.

Kebijakan Inspeksi Baru Hambat Ekspor Produk Nikel Tsingshan di Indonesia

Ia menambahkan, angka tersebut juga ditopang oleh kontribusi produk komersial serta residensial seiring dengan semakin matangnya ekosistem kawasan dan meningkatnya aktivitas bisnis di PIK2.

Beberapa produk yang memberikan kontribusi signifikan meliputi Bizpark PIK2, Rukan Asia Afrika, serta Rumah Milenial yang berlokasi di wilayah PIK2.

Perkembangan kawasan CBD PIK2 sendiri terus menunjukkan kemajuan pesat melalui pembangunan proyek strategis oleh pihak ketiga.

Gedung Bank Mandiri dan Gedung BNI kini dilaporkan telah memasuki tahap akhir pembangunan di kawasan tersebut.

Perseroan optimistis bahwa prospek bisnis pada semester kedua tahun 2026 akan jauh lebih cerah seiring dengan bertambahnya institusi dan pelaku usaha yang beroperasi di PIK2.

IHSG Rebound ke 6.186, Cek Daftar Saham yang Dilepas Asing Hari Ini

Pihaknya kini sangat mengandalkan operasional Nusantara International Convention and Exhibition (NICE) untuk mendorong peningkatan aktivitas MICE, jumlah kunjungan, serta eksposur kawasan secara berkelanjutan.

Hingga saat ini, NICE telah sukses menyelenggarakan 55 acara berskala besar sejak mulai beroperasi pada Agustus 2025 lalu.

“Kedua acara turut berkontribusi meningkatkan traffic pengunjung serta memperluas eksposur kawasan PIK2 kepada masyarakat dan pelaku usaha,” paparnya merujuk pada kesuksesan Livin’ Fest 2025 dan Java Jazz Festival 2026.

Manajemen menargetkan total penyelenggaraan acara di NICE sepanjang tahun 2026 bisa mencapai 53 acara.

Selain fasilitas MICE, peningkatan konektivitas melalui akses Jalan Tol Kataraja dinilai telah memperkuat keterhubungan PIK2 dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta wilayah Jabodetabek secara luas.

Pemerintah Diusulkan Beri Insentif Fiskal Lebih Besar bagi Daerah Hijau

“Kami memiliki kawasan ekosistem terintegrasi yang terus berlanjut, total lahan sebesar 676 ha, serta kontribusi aset pendapatan berulang yang semakin berkembang,” tuturnya.

Daya tarik kawasan dipastikan akan semakin meningkat dengan hadirnya Hotel Hilton Jakarta PIK2 yang baru saja menyelesaikan proses topping off dan dijadwalkan beroperasi tahun depan.

“Kami menyampaikan optimisme yang terukur terhadap kinerja Perseroan pada semester kedua 2026, didukung oleh penguatan konektivitas kawasan serta berkembangnya aset perseroan,” ujarnya.

Komentar