Valencia – Pengamat MotoGP, Oscar Haro, mengungkap betapa menderitanya pembalap Francesco “Pecco” Bagnaia setelah terjatuh pada seri penutup musim 2025 di Valencia. Haro, yang menyaksikan langsung insiden tersebut, bahkan sempat menawari skuternya kepada Bagnaia. Namun, Pecco disebut tak melihatnya dan berjalan cukup jauh ke garasi dengan kepala menengadah, menunjukkan kelelahan dan kekecewaan mendalam.
Seri Valencia tersebut memang bukan akhir yang manis bagi Bagnaia. Setelah hanya finis di posisi ke-8 pada sesi sprint, pembalap berjuluk Pecco itu gagal menyelesaikan balapan utama, mengakhiri musim dengan catatan pahit.
“Bocah itu benar-benar menderita,” ujar Haro, seperti dilansir Motosan. “Saya menawarinya skuter saya saat terjatuh di Valencia, tetapi dia bahkan tidak melihat saya. Dia hanya menengadahkan kepalanya sambil berjalan ke arah pit. Padahal, jaraknya dari pit cukup jauh.”
Seringkali melontarkan komentar kritis terhadap Bagnaia, Haro menegaskan bahwa ia tidak bermaksud mengejek. Sebaliknya, ia mengaku sedih melihat pembalap manapun kesulitan.
“Banyak yang bilang saya mengejek Pecco,” tuturnya. “Padahal, saya paling sedih melihat pembalap lain kesulitan. Saya sudah sekitar 40 tahunan berada di samping para pembalap, dan saya tidak pernah senang saat ada pembalap yang kesulitan,” imbuhnya.
Meskipun menghadapi kesulitan, Francesco Bagnaia dipastikan akan tetap berseragam Ducati pabrikan untuk musim 2026. Musim mendatang akan menjadi kesempatan penting baginya untuk membungkam segala keraguan dan membuktikan kemampuannya kembali di lintasan.

