News

Aturan Baru FIFA: Timnas Iran Wajib Tinggalkan AS Usai Laga Piala Dunia 2026

LOS ANGELES – Pemerintah Amerika Serikat menerapkan kebijakan ketat terhadap tim nasional Iran yang berlaga di Piala Dunia, dengan mewajibkan seluruh skuad untuk segera meninggalkan wilayah AS hanya beberapa jam setelah pertandingan usai. Protokol ini memaksa tim berjuluk “Tim Melli” tersebut untuk tidak menginap di Los Angeles setelah melakoni laga fase Grup G melawan Selandia Baru pada Selasa (16/6) pagi waktu setempat.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Los Angeles tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2. Kendati laga telah usai sekitar pukul 20.00 waktu setempat, delegasi Iran harus segera bertolak kembali ke markas mereka di Meksiko tanpa kesempatan untuk menjalani prosedur pemulihan fisik yang memadai di lokasi pertandingan.

Direktur Eksekutif Gugus Tugas FIFA Gedung Putih, Andrew Giuliani, menegaskan bahwa aturan tersebut merupakan kebijakan resmi pemerintah. Menurutnya, seluruh delegasi Iran hanya diberikan izin masuk ke Amerika Serikat satu hari sebelum pertandingan berlangsung dan wajib angkat kaki dari wilayah Negeri Paman Sam pada malam hari tepat setelah peluit panjang dibunyikan.

Giuliani menyatakan bahwa pihaknya telah mengomunikasikan proses ini sejak awal. Ia menekankan bahwa kebijakan tersebut bersifat mutlak dan tidak memberikan ruang bagi pengecualian, termasuk untuk keperluan pemulihan atlet setelah bertanding di lapangan.

Pelatih timnas Iran, Amir Ghalenoei, menyayangkan kebijakan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa skuadnya sangat berharap dapat bermalam di California guna memaksimalkan proses pemulihan kondisi fisik para pemain setelah melewati laga yang intens. Namun, perintah untuk segera meninggalkan negara tersebut tidak dapat ditawar.

Elza Syarief Mundur Jadi Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Ketegangan politik antara Washington dan Teheran disinyalir menjadi latar belakang utama di balik restriksi ketat ini. Selain masalah durasi tinggal, tim Iran juga sempat terkendala isu visa yang menimpa pemain sayap Mehdi Torabi.

Visa milik Torabi tercatat habis masa berlakunya tepat setelah pertandingan pertama. Hal ini sempat memicu kekhawatiran bahwa sang pemain tidak dapat kembali ke Amerika Serikat untuk melakoni laga berikutnya.

Terkait hal itu, Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa masalah tersebut telah diselesaikan dengan menerbitkan visa masuk ganda yang baru. Pihak otoritas AS berdalih bahwa langkah tersebut diambil untuk memastikan partisipasi atlet dalam setiap pertandingan tetap terjaga.

Namun, tidak semua anggota delegasi Iran mendapatkan kemudahan yang sama. Giuliani mengungkapkan bahwa sejumlah staf pendukung dan ofisial tim ditolak masuk ke AS. Ia menjelaskan bahwa pembatasan ini konsisten dengan kebijakan pemerintah terhadap individu yang memiliki keterkaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Menurut Giuliani, Menteri Luar Negeri Marco Rubio telah menegaskan bahwa pihak mana pun yang memiliki hubungan langsung dengan IRGC tidak akan diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat. Piala Dunia, lanjutnya, tidak menjadi pengecualian dari aturan tersebut.

Gempa M 6,7 Guncang Palu, Gubernur Perintahkan Tindakan Darurat Segera

Di sisi lain, kapten timnas Iran, Mehdi Taremi, mengungkapkan kesulitan teknis yang dialami tim selama proses perjalanan. Ia menyebutkan bahwa perjalanan dari Tijuana, Meksiko, menuju Los Angeles memakan waktu jauh lebih lama dari biasanya karena adanya pemeriksaan keamanan ketat yang berlangsung hingga lima jam. Taremi berharap FIFA dapat memberikan dukungan lebih besar kepada timnya dalam menghadapi tantangan logistik dan diplomatik tersebut.

Iran dijadwalkan kembali berlaga di Stadion Los Angeles melawan Belgia pada Sabtu (21/6). Sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan, tim hanya diizinkan memasuki wilayah AS satu hari sebelum pertandingan dan harus segera meninggalkan negara tersebut pada malam hari setelah laga selesai.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

04

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

05

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

06

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

07

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru