ATLANTA, Gonesia.com – Penyerang andalan Argentina, Lautaro Martinez, resmi mengantarkan negaranya melaju ke babak final Piala Dunia 2026 setelah mencetak gol krusial pada menit ke-90+2 dalam laga kontra Inggris di Atlanta Stadium, Kamis (16/7).
Kemenangan dramatis 2-1 tersebut memastikan Argentina akan menghadapi Spanyol pada partai puncak yang dijadwalkan berlangsung di New Jersey Stadium, New York, Senin (20/7) mendatang.
Gol penentu kemenangan yang dicetak pemain kelahiran 22 Agustus 1997 tersebut lahir dari skema serangan balik yang memanfaatkan umpan matang sang kapten, Lionel Messi.
Sebelum Lautaro mencatatkan namanya di papan skor, Enzo Fernandez sempat menyamakan kedudukan bagi Argentina melalui golnya pada menit ke-85.
Hasil positif di babak semifinal ini sekaligus mempertegas catatan statistik impresif Lautaro Martinez yang kini telah mengoleksi total tiga gol dari tujuh pertandingan sepanjang turnamen.
Keberhasilan Lautaro menembus partai final juga melanggengkan tradisi panjang Inter Milan yang selalu memiliki wakil pemain di laga puncak Piala Dunia sejak edisi 1982.
Seperti dilaporkan JPNN.com, pencapaian ini menjadikan Lautaro sebagai sosok sentral yang konsisten menjaga hegemoni klub asal Italia tersebut di panggung sepak bola internasional.
Tren positif Inter Milan dalam mengirimkan pemainnya ke final dimulai sejak era Giuseppe Bergomi, Alessandro Altobelli, dan Gabriele Oriali pada Piala Dunia 1982 di Spanyol.
Sejak saat itu, pemain-pemain kelas dunia yang bernaung di bawah panji Inter Milan terus menghiasi partai puncak dalam 12 edisi Piala Dunia secara berturut-turut.
Nama-nama besar seperti Karl-Heinz Rummenigge, Lothar Matthaus, hingga Ronaldo Nazario tercatat pernah menjadi bagian dari tradisi yang kini diteruskan oleh Lautaro.
Bahkan pada edisi 2018 di Rusia, dua penggawa Inter Milan, yakni Ivan Perisic dan Marcelo Brozovic, sukses menembus babak final bersama tim nasional Kroasia.
Secara historis, sudah ada enam pemain Inter Milan yang berhasil mengangkat trofi juara dunia setelah tampil di partai final sejak empat dekade silam.
Bagi Lautaro sendiri, keberhasilan di tahun 2026 ini merupakan final keduanya secara bertahap setelah sebelumnya ia juga tampil di final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Konsistensi ini menunjukkan kualitas individu yang mumpuni dari jebolan Racing Club tersebut di level kompetisi tertinggi dunia.
Kini, seluruh mata dunia akan tertuju pada laga final di New Jersey untuk melihat apakah Lautaro mampu mengulang kejayaan serupa seperti empat tahun lalu.
Publik tanah air yang ingin menyaksikan partai penentuan tersebut dapat menyaksikannya melalui siaran televisi TVRI atau melalui platform streaming resmi Folaplay.
Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat Spanyol tampil dominan sepanjang turnamen dan memiliki kedalaman skuad yang sangat merata.
Meskipun Inggris sempat memberikan perlawanan ketat, efektivitas serangan Argentina di detik-detik terakhir pertandingan terbukti menjadi pembeda yang sangat vital.
Ketergantungan Argentina pada insting mencetak gol Lautaro Martinez akan kembali diuji saat berhadapan dengan tembok pertahanan tim Matador nanti.
Kemenangan atas Inggris ini juga menjadi pesan kuat bagi tim lawan bahwa Argentina tetap menjadi kandidat terkuat untuk mempertahankan gelar juara dunia mereka.


