Tapanuli Selatan – Upaya pencarian korban banjir dan longsor di jalur lintas Sibolga – Padangsidimpuan, Sumatera Utara, terus dimaksimalkan. Polda Sumatera Utara mengerahkan Unit Polsatwa K-9 Direktorat Samapta bersama personel BKO SAR Dit Polsatwa Baharkam Polri untuk mempercepat proses evakuasi.
Empat ekor anjing pelacak K-9 spesialis SAR diturunkan di lokasi terdampak, tepatnya di samping Madrasah Al-Basyir, Kecamatan Parsariran, Kabupaten Tapanuli Selatan.
Personel terus mengerahkan kemampuan terbaiknya dengan mengedepankan kehati-hatian, keselamatan, serta efektivitas sarana dan prasarana pendukung.
Operasi pencarian telah berlangsung sejak 9 Desember 2025, dipimpin Kompol Kadarman, S.Sos, dengan penyisiran di Jalan S.M Raja, Sibolga Kota. Tim K-9 yang terdiri dari Dasa, Ari, Rubin, dan Walet melakukan deteksi di titik rawan material longsor.
Pada 10 Desember, tiga anjing pelacak berhasil mengidentifikasi lokasi korban tertimbun di belakang Masjid Budi Sehati, Kecamatan Pancuran Gerobak. Satu korban ditemukan setelah tim menetapkan area tersebut sebagai prioritas pencarian.
Pencarian dilakukan secara terukur dan terkoordinasi. Tim gabungan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi bencana, sebagai bentuk nyata pelayanan dan pengabdian.
Meski sempat terkendala hujan deras yang memaksa


