Soreang, Gonesia.com – Stadion Si Jalak Harupat resmi menutup akses bagi seluruh agenda pertandingan sepak bola domestik mulai hari ini, Kamis (3/9/2026), demi menjaga standar kualitas rumput jelang turnamen internasional FIFA ASEAN Cup.
Kebijakan sterilisasi fasilitas olahraga ini secara otomatis membatalkan rencana penggunaan stadion tersebut oleh Persib Bandung dalam laga perdana Super League 2026/2027 melawan PSM Makassar pada Minggu (6/9).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menegaskan bahwa penutupan stadion merupakan instruksi langsung dari FIFA menyusul berakhirnya masa penggunaan stadion saat laga Persib versus Manila Digger pada 31 Agustus lalu.
“Si Jalak Harupat sebelum perhelatan tanggal 19 September 2026, akan dilakukan pemeliharaan rumput pascapertandingan Persib tanggal 31 (Agustus) kemarin,” ujar Dicky saat dikonfirmasi, Rabu (3/9).
Ia menyatakan bahwa otoritas sepak bola dunia tersebut memberikan arahan ketat agar lapangan segera memasuki fase pemeliharaan intensif tanpa gangguan aktivitas pertandingan apa pun.
“Artinya setelah tanggal 31 dan hari ini FIFA sudah melakukan perbaikan-perbaikan rumput. Si Jalak Harupat tidak diperkenankan digunakan untuk pertandingan apa pun, termasuk BRI Super League,” lanjutnya.
Dicky menjelaskan bahwa proses pemeliharaan yang sedang berlangsung saat ini mencakup teknik pemadatan serta penguatan akar rumput untuk memastikan kualitas lapangan memenuhi standar kompetisi internasional.
“Saat ini rumput, pemadatan, penguatan akar, dan ya pokoknya mah untuk kualitas rumput sekarang itu. Kualitasnya sedang diupgrade,” ungkapnya.
Pihak Dispora Kabupaten Bandung telah mengomunikasikan keputusan tersebut kepada manajemen Persib Bandung agar klub segera mencari alternatif lokasi pertandingan lain.
“Jadi, bukan kami yang memutuskan, tetapi langsung dari FIFA dan PSSI-nya, dan itu sudah disampaikan ke Persib,” tegasnya.
Menanggapi situasi tersebut, manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) kini memfokuskan upaya pemindahan laga kandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Komisaris PT PBB, Kuswara S Taryono, menyatakan bahwa panitia pelaksana tengah bekerja ekstra keras untuk memastikan GBLA layak digunakan meskipun stadion tersebut juga masih dalam tahap perbaikan rumput.
“Panpel sedang mempersiapkan secara maksimal. Bismillah persiapannya lancar, kemudian nanti laga perdana melawan Makassar juga diberikan kemudahan dan kelancaran,” ujar Kuswara.
Ia menambahkan bahwa penjualan tiket untuk pertandingan tersebut telah dilakukan melalui aplikasi resmi klub, sehingga pihaknya sangat berharap GBLA dapat segera dioperasikan.
“Ya sudah (tiket dijual), sudah mulai berproses. Insya Allah, semuanya berjalan dengan baik, hanya sekarang sedang dipersiapkan secara matang. Baik dari segi persiapan apa pun ya untuk laga perdana ini nanti di hari Minggu, 6 September 2026,” lanjutnya.
Meskipun progres perbaikan rumput di GBLA belum dirinci secara spesifik, pihak manajemen tetap optimistis fasilitas tersebut siap untuk menjamu PSM Makassar.
“Pokoknya saya belum bisa bilang (berapa persen progres perbaikan), tetapi insyaallah sudah sangat maksimal. Yang penting mohon doanya pada hari H semua diberikan kemudahan dan kelancaran,” pungkasnya.


