Jakarta – Mantan pembalap MotoGP, Nobuatsu Aoki, mengungkapkan perbedaan mencolok antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia, dua pembalap top yang menjadi sorotan di lintasan. Aoki menilai Marquez memiliki kemampuan istimewa dalam beradaptasi dengan motor apapun, sementara Bagnaia membutuhkan pengaturan detail untuk mencapai performa maksimal.
Aoki menyoroti kemampuan Marquez yang mampu membuat motor apapun terasa sempurna. Hal ini terbukti saat “The Baby Alien” masih membela Honda, di mana ia tetap tampil gemilang meski pembalap lain kesulitan.
Sebaliknya, Bagnaia disebut Aoki mirip dengan Dani Pedrosa, sebagai pembalap yang sangat sensitif terhadap detail. Mereka membutuhkan pengaturan motor yang presisi agar bisa melaju cepat.
“Semua sepeda motor yang dia (Marquez) kendarai terkesan seperti sempurna. Dia tidak terlalu memperhatikan secara detail,” ujar Aoki seperti dilansir dari Motosan.
Aoki kemudian menganalisis penyebab performa Bagnaia yang kurang solid pada musim 2025 lalu, di mana ia hanya mampu finis di posisi ke-5, jauh di bawah Marquez yang tampil menggila.
Menurut Aoki, Desmosedici, motor yang dikendarai Bagnaia, memiliki sistem hidrolik pada suspensinya yang terus ditingkatkan setiap tahun. Pada musim 2025, fairing baru dengan mekanisme yang mengontrol kecepatan saat ketinggian suspensi berubah diperkenalkan.
“Perangkat holeshot terbaru dan gaya membalap Bagnaia tidaklah cocok,” jelas Aoki.
Aoki menjelaskan bahwa Bagnaia cenderung memiringkan ban belakangnya saat menikung, namun perubahan pada motor menghalanginya untuk mencapai sudut belokan yang sesuai.
Dengan MotoGP 2026 yang akan segera dimulai, Bagnaia memiliki tantangan besar di depannya. Ia dituntut untuk tidak tertinggal terlalu jauh dari Marquez, rekan setimnya, dan bahkan berusaha merebut gelar juara.

