IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

Amnesty Internasional Kritik Pernyataan Prabowo Soal Istilah Londo Ireng

Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pidato publik yang memicu kritik dari Amnesty International Indonesia.
Amnesty International Indonesia mengkritik penggunaan istilah Londo Ireng oleh Presiden Prabowo Subianto.

Jakarta, Gonesia.com – Amnesty International Indonesia melayangkan kritik keras terhadap Presiden Prabowo Subianto terkait penggunaan istilah “Londo Ireng” untuk melabeli wartawan serta pengamat dalam pidato publiknya.

Organisasi hak asasi manusia tersebut menilai diksi yang digunakan kepala negara merupakan bentuk resistensi terhadap fungsi pengawasan publik dan kebebasan sipil dalam berdemokrasi.

Manager Media Amnesty International Indonesia, Haeril Halim, menegaskan bahwa terminologi tersebut memiliki esensi yang sama dengan narasi “antek asing” yang kerap ditujukan untuk membungkam kelompok kritis.

“Munculnya retorika ‘londo ireng’ ini sekali lagi menunjukkan ketidakmampuan Prabowo sebagai presiden dalam menerima pengawasan dan kritik publik,” kata Haeril Halim dalam keterangan tertulis, Jumat (24/7).

Ia menambahkan bahwa pemilihan istilah tersebut bukan tanpa pertimbangan strategis oleh Presiden.

Polda Jabar Sekat Karawang dan Bogor Antisipasi Bobotoh ke GBK

Menurutnya, penggunaan diksi tersebut disesuaikan secara khusus dengan audiens acara Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa yang didominasi oleh masyarakat Jawa.

Ia berpendapat bahwa sang Presiden ingin menyampaikan pesan mengenai antek asing melalui pendekatan kultural yang lebih dekat dengan basis massa di Pulau Jawa.

Pihaknya memandang penggunaan narasi semacam ini sebagai upaya pengalihan isu yang sistematis.

Strategi tersebut ditengarai bertujuan untuk menutupi berbagai kelemahan kinerja pemerintah di mata publik.

Alih-alih memberikan jawaban substantif atas kritik yang berkembang, pemerintah disebut lebih memilih menjadikan kelompok masyarakat sipil sebagai sasaran tudingan.

Badan Gizi Nasional Perbarui Data Penerima Program Makan Bergizi Gratis

Ia mengingatkan bahwa sebagai kepala negara, Presiden seharusnya merespons setiap kritik melalui perbaikan kebijakan dan kinerja nyata.

Pemerintah dinilai masih memiliki waktu yang cukup hingga 2029 untuk membuktikan dedikasi mereka kepada rakyat tanpa harus melontarkan tuduhan yang tidak berdasar.

Ia menekankan bahwa retorika semacam itu memiliki dampak negatif yang sangat berbahaya bagi keberlangsungan demokrasi nasional.

Selain melemahkan sendi-sendi kehidupan demokratis, narasi tersebut berisiko mematikan gerakan sipil yang berfungsi sebagai pengontrol kekuasaan.

Ia menyatakan bahwa ancaman nyata bagi bangsa saat ini bukanlah kelompok masyarakat kritis, melainkan praktik korupsi yang melibatkan oknum elite.

Respons Prabowo Subianto Terhadap Pidato AHY Soal Kekuasaan

Pemerintah didorong untuk mengalihkan fokus pada upaya pemberantasan korupsi yang saat ini melibatkan banyak aparat penegak hukum.

“Penegakan hukum dilakukan secara objektif terhadap pejabat yang diduga terlibat tindak pidana korupsi serta memperkuat kembali peran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” cetusnya.

Ia juga menyoroti pola komunikasi yang menyalahkan pihak lain sebagai ciri khas pemerintahan yang cenderung otoriter.

Dalam pandangan tersebut, penguasa dengan paradigma ini hanya menginginkan tafsir tunggal atas setiap persoalan bangsa.

Ia kemudian mengutip pesan Presiden pertama RI, Soekarno, mengenai sulitnya menghadapi tantangan dari bangsa sendiri pascakemerdekaan.

“Mengadu domba antar unsur bangsa sendiri versus unsur bangsa asing atau xenophobic yang dilarang dalam norma hak asasi manusia dan pergaulan diplomatik antar bangsa,” pungkasnya.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

03

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

04

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

05

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

06

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

07

Akselerasi Dekarbonisasi Industri Indonesia Melalui RUEN 2026–2035

08

Profil Ikhwan Ali Tanamal, Debutan Gemilang Persib Bandung Lawan Arema FC

Berita Terbaru