Jakarta – Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPR, Bambang Haryadi, membantah spekulasi yang mengaitkan pengunduran diri Rahayu Saraswati Djojohadikusumo dari keanggotaan DPR dengan posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang masih kosong. Menurut Bambang, isu bahwa keponakan Presiden Prabowo Subianto itu akan ditunjuk sebagai Menpora yang baru adalah “terlalu spekulatif.”
Penunjukan menteri, kata Bambang saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Kamis, 11 September 2025, sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden. Selain itu, ia menambahkan, seorang anggota dewan tidak harus mundur terlebih dahulu untuk diangkat menjadi menteri.
Bambang mencontohkan kasus Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) yang baru, Mukhtarudin, yang sebelumnya adalah anggota Komisi XII DPR. “Beliau menjadi menteri dulu itu, baru mulai hari ini, kalau enggak salah, melakukan proses pengunduran diri,” jelasnya.
Rahayu Saraswati, yang akrab disapa Sara, resmi mengundurkan diri dari DPR pada Rabu malam, 10 September 2025. Ia menyatakan keputusannya itu berkaitan dengan ucapannya yang dinilai menyakiti hati masyarakat, meskipun tidak merinci pernyataan yang dimaksud.
Isu mengenai Sara muncul setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan kocok ulang Kabinet Merah Putih pada Senin lalu. Dalam perombakan kabinet tersebut, Ario Bimo Nandito Ariotedjo atau Dito Ariotedjo dicopot dari jabatan Menteri Pemuda dan Olahraga. Hingga kini, pengganti Dito belum dilantik.
Secara keseluruhan, Presiden Prabowo mengganti satu menteri koordinator dan empat menteri dalam perombakan kabinet. Menteri yang direshuffle adalah Budi Gunawan dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Budi Arie Setiadi dari Menteri Koperasi, Sri Mulyani Indrawati dari Menteri Keuangan, dan Abdul Kadir Karding dari Menteri P2MI.
Setelah pencopotan tersebut, Prabowo segera melantik pengganti beberapa posisi. Mereka adalah Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri P2MI, dan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi. Namun, posisi Menko Polkam dan Menpora masih kosong. Sementara itu, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin ditunjuk sebagai Menko Polkam sementara.


