Solo – Ruas jalan Solo-Sragen KM 13 kini bebas banjir setelah peninggian jalan mengatasi luapan sungai akibat curah hujan tinggi dan perubahan penggunaan lahan. Novi menjelaskan, peninggian jalan dilakukan sejak 2025.
Novi menyatakan, "Selama 2025 sampai sekarang walaupun curah hujan tinggi, alhamdulillah tidak terjadi banjir lagi. Lalu lintas juga tetap berjalan lancar." Peninggian jalan dilakukan sekitar 30 sentimeter sepanjang dua kilometer menyesuaikan gorong-gorong.
Selain peninggian, BBPJN mengerjakan perkerasan rigid beton sepanjang dua kilometer di ruas Palur-Sragen sebagai bagian dari paket preservasi jalan yang dikerjakan sejak 2025 dan ditargetkan selesai pada 2027.
Ruas Palur-Sragen merupakan jalur penghubung lintas tengah Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga DIY, serta dilintasi kendaraan logistik dan truk berat menuju Mantingan dan Jawa Timur.
Novi menjelaskan, pekerjaan rigid beton sudah selesai dan ruas jalan siap dilintasi. Pekerjaan perlengkapan jalan seperti median dan kerb masih dalam tahap penyelesaian.
"Untuk rigid sepanjang kurang lebih dua kilometer sudah selesai. Beberapa pekerjaan median masih dalam proses penyelesaian," ujar Novi.
Novi memastikan kondisi jalan aman dilintasi kendaraan selama arus mudik Lebaran 2026.


