Amerika Serikat – Film horor Good Boy besutan sutradara Ben Leonberg dijadwalkan rilis terbatas di beberapa bioskop Amerika Serikat pada 3 Oktober 2025. Cuplikan perdana film ini telah diluncurkan melalui kanal YouTube IFC Film pada Senin, 18 Agustus 2025, memberikan gambaran awal mengenai teror yang akan dialami oleh seekor anjing bernama Indy di sebuah rumah baru.
Dalam video berdurasi 1 menit 41 detik itu, cuplikan dimulai dengan kilasan nostalgia Indy saat masih kecil. Ketegangan mulai dibangun melalui serangkaian adegan yang diperlihatkan dari sudut pandang Indy, seperti jejak sepatu berlumpur, pintu bawah tanah yang dipukul dari dalam, hingga sosok manusia berdarah yang menjerit.
Good Boy mengisahkan Indy, anjing peliharaan Todd, yang ikut pindah ke rumah di perdesaan. Todd berharap rumah baru, pemberian dari kakeknya, dapat menjadi tempat bagi mereka untuk menemukan kedamaian dan memulai hidup baru setelah tragedi keluarga. Namun, sejak malam pertama di rumah kosong tersebut, Indy merasakan keanehan. Ia mulai melihat dan mendengar hal-hal janggal yang tidak disadari oleh orang lain.
Pemeran utama dalam film ini adalah anjing bernama Indy, yang merupakan peliharaan dari sutradara Ben sendiri. Menurut laporan, Indy menjadi bintang utama dalam film tersebut.
Selain Indy, aktor Shane Jensen memerankan karakter Todd, pemilik anjing tersebut. Jensen merupakan alumnus Gustavus Adolphus angkatan 2010 yang kemudian mendalami akting di New York dan menjadi anggota grup teater The Dirty Blondes selama tiga tahun. Ia juga memiliki minat di bidang penyutradaraan dan produksi film, dengan salah satu film garapannya, Four (2019), meraih penghargaan kategori Global Shorts di festival film Los Angeles. Ia juga terlibat sebagai pemain dalam film tersebut.
Arielle Friedman berperan sebagai saudara Todd. Dikutip dari IMDb, Friedman dikenal sebagai penulis skenario dokumenter yang berbasis di Toronto dan New York. Karya-karyanya sering membahas tema-tema beragam seperti psikedelik, kesadaran kecerdasan buatan, hingga dinamika perang budaya.


