Jakarta, Gonesia.com – Aktor ternama Iqbaal Ramadhan melakukan transformasi fisik yang cukup ekstrem demi mendalami peran utama dalam film drama komedi terbaru berjudul Operasi Pesta Copet.
Demi memerankan karakter bernama Ijal yang hidup di area pinggiran rel kereta api, ia rela mengubah penampilannya secara drastis agar terlihat kusam dan kurang terawat.
Proses pendalaman karakter tersebut mengharuskan Iqbaal menjalani rutinitas fisik yang menantang selama dua bulan penuh.
“Selama 2 bulan, saya harus berjemur setiap hari selama 2 jam. Itu untuk mengejar transformasi fisik karakter Ijal yang di filmnya tinggal area pinggir rel kereta api,” ujar Iqbaal Ramadhan sebagaimana dikutip dari dokumen rilis resmi rumah produksi Imajinari.
Selain mengubah warna kulit, mantan personel grup vokal Coboy Junior tersebut juga harus melakukan perubahan pada gaya rambut dan wajahnya.
Ia sengaja membiarkan kumisnya tumbuh memanjang demi mendukung penampilan karakter yang ia perankan.
“Bukan cuma itu, saya juga harus manjangin kumis saya, yang jadinya seperti kumis lele,” tambah Iqbaal dengan nada bercanda.
Rumah produksi Imajinari baru saja meluncurkan poster resmi film yang menampilkan keempat pemeran utama dalam kondisi yang sangat dekil.
Selain Iqbaal, poster tersebut memperlihatkan Kristo Immanuel sebagai Adut, Zulfa Maharani sebagai Tia, dan Kawai Labiba sebagai Melodi.
Keempat aktor tersebut berperan sebagai gerombolan copet amatir yang hidup dalam keterbatasan di kerasnya ibu kota.
Dalam alur cerita film, mereka nekat menyusun rencana besar untuk melakukan aksi pencopetan di festival musik berskala nasional, Pestapora.
Latar belakang poster menampilkan markas mereka yang berupa bus terbengkalai dengan papan tulis berisi strategi pencopetan.
Target fantastis senilai Rp600 juta menjadi motivasi utama di balik aksi nekat para karakter tersebut.
Produser film, Ernest Prakasa, menegaskan bahwa film ini tidak sekadar menyuguhkan komedi semata.
Menurutnya, naskah film ini memberikan wawasan mendalam mengenai pola kerja pelaku kejahatan jalanan.
“Copet bukan kejahatan spontan. Mereka punya cara kerja yang sistematis. Operasi Pesta Copet membongkar cara mereka beroperasi, dan ketika tahu bagaimana mereka bekerja, kita jauh lebih mudah menghindarinya. Film ini hiburan sekaligus bekal,” ungkap Ernest Prakasa dalam pernyataan resmi tim produksi.
Film ini merupakan kolaborasi antara Imajinari, Angin Segar, dan Boss Creator yang digarap di bawah arahan sutradara Edy Khemod.
Iqbaal Ramadhan tidak hanya tampil di depan layar, tetapi juga terlibat langsung sebagai salah satu produser bersama Dipa Andika dan James Erlangga.
Sutradara Edy Khemod menjelaskan bahwa film ini menawarkan perspektif unik tentang industri musik tanah air.
“Saat pertama kali saya datang dengan ide ini, sebenarnya yang menarik adalah saya bisa membahas kancah musik Indonesia tapi tidak dari kacamata yang konvensional, namun kacamata sosiologisnya. Lewat film Operasi Pesta Copet, kita bukan hanya membahas musik Indonesia masa kini, tapi memotret juga permasalahan sosial di Indonesia,” jelas Edy Khemod dalam catatan produksi.
Rencananya, film Operasi Pesta Copet akan segera menyapa penonton di seluruh jaringan bioskop di Indonesia mulai tanggal 27 Agustus 2026.

