Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berbalik menguat pada perdagangan Kamis (8/10) setelah sehari sebelumnya ditutup turun 0,75 persen ke posisi 6.146 pada Rabu (7/10). Dalam riset terbarunya, MNC Sekuritas menyebut indeks saat ini masih berada dalam skenario wave c dari wave (y) pada label hitam.
Secara teknikal, ruang kenaikan IHSG diperkirakan mengarah ke area gap 6.227-6.231. Jika tekanan jual kembali muncul, area koreksi terdekat berada di rentang 6.118-6.141.
Pada skenario label merah, IHSG disebut masih berpeluang menguji area 6.342-6.430 yang berdekatan dengan cluster MA20 dan MA60. Adapun area support berada di 6.091-5.973, sementara resistance terletak di 6.297-6.376.
Sejumlah saham juga masuk radar MNC Sekuritas untuk dicermati pada perdagangan Kamis. Empat saham yang direkomendasikan ialah PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).
BIPI mendapat rekomendasi Trading Buy. Saham ini sebelumnya terkoreksi ke level 132 dan disertai tekanan jual. MNC Sekuritas menilai BIPI sedang berada pada awal wave C dari wave (B). Investor disarankan masuk di area 128-131 dengan target harga 140-147 dan stop loss di bawah 124.
Untuk DEWA, strategi yang disarankan adalah Buy on Weakness. Saham tersebut sebelumnya melemah 1,65 persen ke level 358 dan belum berhasil menembus MA20. Menurut MNC Sekuritas, DEWA berada pada bagian wave (iv) dari wave C. Area beli berada di 348-358, target harga 380-396, dan stop loss di bawah 344.
HRTA juga direkomendasikan Trading Buy setelah saham ini terkoreksi 1,83 persen ke 2.150 dengan dominasi tekanan jual. Pergerakannya masih berada di bawah MA20. MNC Sekuritas melihat HRTA tengah memasuki awal wave (c) dari wave (b). Area akumulasi disarankan pada 2.110-2.130, dengan target 2.250-2.300 serta stop loss di bawah 2.080.
Sementara itu, TLKM direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham ini sebelumnya justru menguat 1,32 persen ke level 2.310 dan didukung volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan TLKM berada pada bagian wave (iv) dari wave (c). Investor dapat mencermati area 2.250-2.310 dengan target harga 2.400-2.460 dan stop loss di bawah 2.200.


