IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

RUPSLB Restui Suntikan Modal Rp 1,02 Triliun untuk Remitra Global MKNT

Suasana Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT Remitra Global International Tbk di Jakarta
PT Remitra Global International Tbk resmi mendapatkan suntikan modal Rp1,02 triliun melalui skema private placement.

JAKARTA, Gonesia.com – PT Remitra Global International Tbk (MKNT) resmi melakukan perombakan besar-besaran terhadap struktur permodalan dan arah bisnis perusahaan melalui aksi korporasi strategis yang disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Perusahaan yang sebelumnya dikenal sebagai PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk ini mendapatkan suntikan modal segar senilai Rp1,02 triliun melalui skema Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Langkah ini diambil sebagai upaya krusial untuk memperbaiki kondisi keuangan perseroan yang sempat tertekan.

Dana jumbo tersebut bersumber dari konversi kewajiban menjadi saham serta tambahan modal tunai dari sejumlah investor baru.

Kewajiban kepada PT Headwell Bintang Energi Hijau sebesar Rp668 miliar dan PT Mantra Capital Persadan senilai Rp154,925 miliar kini resmi dikonversi menjadi ekuitas perusahaan.

BEI Resmi Buka Short Selling Hari Ini: Cara Kerja dan Jadwalnya

Selain konversi utang, perseroan juga menerima injeksi dana tunai sebesar Rp200 miliar dari lima investor independen.

PT Mantra Capital Persadan turut memberikan tambahan dana tunai sebesar Rp1,5649 miliar dalam rangkaian aksi korporasi tersebut.

Melalui eksekusi private placement ini, posisi ekuitas MKNT diproyeksikan kembali ke zona positif.

Perubahan struktur permodalan ini sekaligus menggeser peta kendali perusahaan di masa depan.

PT Headwell Bintang Energi Hijau kini resmi ditetapkan sebagai pengendali baru bagi MKNT.

Danantara Tegaskan Belum Ada Keputusan Final Terkait Demutualisasi BEI

Handoyo Setiawan tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau ultimate beneficial owner dari PT Headwell Bintang Energi Hijau.

Transformasi ini selaras dengan langkah diversifikasi bisnis yang telah dilakukan perseroan sebelumnya.

Pada 29 Mei 2026, MKNT telah menyelesaikan akuisisi PT Citra Baru Steel dan PT Radja Udang Malingping.

Langkah tersebut membawa MKNT masuk ke sektor manufaktur baja tulangan serta industri budidaya tambak udang.

RUPSLB yang diselenggarakan di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 tersebut juga menyetujui perubahan anggaran dasar serta susunan pengurus perusahaan.

Harga Emas Antam Turun Rp10.000 Menjadi Rp2.592.000 Per Gram Hari Ini

Handoyo Setiawan kini menjabat sebagai Komisaris Utama, didampingi oleh Erry Firmansyah sebagai Komisaris Independen dan Idrus Marham sebagai Komisaris.

Posisi Direktur Utama dipercayakan kepada Santoso Widjojo, sementara Jehuda Ebenhaezer Winata menjabat sebagai Direktur.

Santoso Widjojo menegaskan bahwa perubahan manajemen ini merupakan bagian dari upaya penguatan tata kelola perusahaan yang lebih transparan dan profesional.

Ia menambahkan, “RUPSLB hari ini merupakan awal dari babak baru Perseroan. Dengan struktur permodalan yang sehat dan tata kelola yang diperkuat, kami memiliki pondasi yang kokoh.”

Pernyataan tersebut disampaikan Santoso dalam keterangan resmi yang dirilis pada Senin (14/9).

Dengan selesainya seluruh agenda RUPSLB, MKNT kini siap memulai operasional dengan struktur permodalan yang jauh lebih sehat dibandingkan periode sebelumnya.

Diversifikasi ke sektor baja dan perikanan diharapkan menjadi mesin pertumbuhan baru bagi perusahaan di tengah tantangan ekonomi nasional.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

03

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

04

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

05

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

06

Akselerasi Dekarbonisasi Industri Indonesia Melalui RUEN 2026–2035

07

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

08

Profil Ikhwan Ali Tanamal, Debutan Gemilang Persib Bandung Lawan Arema FC

Berita Terbaru