Jakarta, Gonesia.com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya berhasil mencatatkan diri sebagai salah satu menteri dengan persepsi kinerja publik terbaik dalam survei terbaru yang dirilis oleh Indonesia Political Opinion (IPO).
Capaian ini menempatkan figur tersebut di peringkat kedua dengan tingkat kepuasan publik mencapai 33,5 persen pada Minggu (9/8).
Peringkat pertama diduduki oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang meraih skor 42,8 persen.
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berada di posisi ketiga dengan perolehan sebesar 32 persen.
Pengamat dari Forum Geopolitika Nusantara, Irsyad Mohammad, menilai keberhasilan Teddy dipengaruhi oleh kombinasi antara popularitas yang tinggi dan kapabilitas nyata di mata masyarakat.
Ia berpendapat bahwa popularitas menjadi faktor krusial yang memudahkan publik dalam memberikan penilaian objektif terhadap kinerja seorang pejabat publik.
“Purbaya jadi menteri paling terbaik kinerjanya karena dia tampil dan cukup vokal di publik, walhasil publik pun tahu kinerjanya. Seskab Teddy masuk nominasi menteri dengan kinerja terbaik di urutan nomor dua karena popularitasnya nyata di masyarakat,” ujar Irsyad dalam keterangan yang diterima JPNN.com, Minggu (9/8).
Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah, menegaskan bahwa persepsi positif publik memiliki keterkaitan erat dengan seberapa dikenal figur tersebut di tengah masyarakat.
“Menteri Purbaya menempati posisi teratas, kemudian Seskab Teddy Indra Wijaya pada posisi kedua,” kata Dedi saat menyampaikan hasil survei di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8).
Irsyad menambahkan bahwa hasil survei ini dapat menjadi cerminan pandangan masyarakat selama metodologi penelitian dilakukan secara ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ia mengingatkan adanya teori tiga “tas” dalam dunia politik, yakni popularitas, akseptabilitas, dan elektabilitas.
Popularitas menjadi pintu masuk utama karena masyarakat perlu mengenal sosok figur sebelum memberikan penilaian lebih mendalam terhadap kinerjanya.
“Jadi kita harus ingat dalam politik ada tiga unsur ‘tas’, yakni popularitas dulu, baru akseptabilitas, dan ketiga elektabilitas,” ucapnya.
Data IPO menunjukkan sebanyak 41 persen responden mengenal nama Teddy Indra Wijaya.
Angka tersebut menempatkan dirinya di posisi kedua dalam tingkat popularitas, tepat di bawah Purbaya yang mencapai 43,5 persen.
Popularitas Seskab Teddy bahkan melampaui sejumlah tokoh lain di kabinet seperti Bahlil Lahadalia dengan 32,8 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 30,4 persen, dan Zulkifli Hasan 26,1 persen.
Dari sisi persepsi kinerja, menteri lainnya seperti Andi Amran Sulaiman memperoleh 30,9 persen, Zulkifli Hasan 26,5 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 25,3 persen.
Survei ini dilaksanakan pada rentang waktu 27 Juli hingga 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.200 responden.
Metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling (SMRS) dengan margin of error sebesar 2,90 persen pada tingkat akurasi 95 persen.


