Sport

Veda Ega Pratama Siap Incar Podium Moto3 Belanda 2026 di Assen

Assen – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa impresif dalam sesi kualifikasi Moto3 Belanda 2026 yang berlangsung di Sirkuit Assen, Sabtu (27/6/2026). Atlet binaan Honda Team Asia tersebut sukses mengamankan posisi start ketujuh, sebuah modal strategis untuk menantang barisan depan dalam balapan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (28/6/2026) pukul 16.00 WIB.

Keberhasilan Veda menempati posisi ketujuh di grid merupakan buah dari perjuangan keras sejak sesi kualifikasi pertama (Q1). Setelah berhasil meloloskan diri ke Q2, pembalap asal Gunungkidul ini sempat mencatatkan waktu kompetitif hingga menembus jajaran lima besar, sebelum akhirnya harus puas menempati posisi ketujuh di akhir sesi. Hasil ini menjadi titik balik krusial bagi Veda yang sempat mengalami insiden kecelakaan pada sesi latihan bebas (practice) hari sebelumnya.

“Hari ini adalah hari yang sangat baik, jauh lebih baik daripada kemarin setelah kecelakaan. Kemarin saya sempat berpikir ini bisa menjadi akhir pekan yang sulit, tetapi hari ini adalah hari baru dan kami memulai lagi dengan semangat yang berbeda,” ujar Veda melalui pernyataan resmi timnya.

Veda menjelaskan bahwa perbaikan performa tersebut tidak lepas dari kolaborasi intensif dengan tim mekanik. Setelah insiden kecelakaan, tim melakukan analisis mendalam terhadap data telemetri untuk mengidentifikasi kendala pada motor dan gaya balapnya. Upaya tersebut terbukti membuahkan hasil, di mana kepercayaan diri Veda meningkat secara signifikan sejak sesi latihan bebas kedua (FP2) hingga memasuki fase kualifikasi yang krusial.

Menurut Veda, meskipun kondisi cuaca di Sirkuit Assen terasa sangat panas dan memberikan tantangan berbeda dibandingkan kondisi pagi hari, ia tetap mampu menjaga ritme dan fokus. Ia mengakui bahwa masih terdapat ruang untuk perbaikan, terutama terkait manajemen penggunaan ban baru pada sesi Q2. Veda merasa belum menemukan momen yang sempurna saat menggunakan set ban kedua karena terkendala kepadatan pembalap di lintasan yang membuat pengaturan waktu tidak ideal.

Miro Petric Resmi Tinggalkan Persib Bandung Usai Raih Tiga Gelar Juara

“Di Q1 dan Q2 saya merasa kuat. Penampilan pertama saya di Q2 sangat bagus, tetapi dengan ban baru kedua saya tidak dapat menemukan momen yang sempurna karena posisi di grup tidak ideal. Bagaimanapun, memulai dari baris ketiga besok adalah hasil yang positif. Saya akan melakukan yang terbaik di balapan nanti,” tambah Veda.

Balapan Moto3 Belanda 2026 yang akan menempuh total 20 lap ini menjadi peluang emas bagi Veda untuk memperbaiki posisinya di klasemen sementara. Selain berambisi memangkas jarak poin dengan lima besar, performa apik di Assen diharapkan dapat memperkuat posisi Veda dalam persaingan gelar pendatang baru terbaik atau Rookie of the Year musim ini. Dengan posisi start ketujuh, Veda memiliki peluang terbuka untuk memacu motornya lebih kompetitif sejak putaran pertama guna menekan para pembalap di depan.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

04

Pemko Padang Optimalkan Digitalisasi Bansos Tepat Sasaran

05

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

06

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

07

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

08

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

Berita Terbaru