Jakarta – Rumah tangga aktor Evan Marvino dan selebgram Uffri Datun Nitami tengah menjadi sorotan publik setelah munculnya pengakuan mengenai dugaan kekerasan fisik serta pengabaian tanggung jawab nafkah. Uffri Datun Nitami mengungkapkan bahwa selama lima tahun usia pernikahan, dirinya jarang menerima nafkah dari sang suami.
Pengakuan tersebut disampaikan Uffri melalui unggahan di akun media sosial pribadinya. Selebgram dengan pengikut mencapai 416 ribu orang tersebut mengaku baru menerima nafkah dalam beberapa bulan terakhir setelah terus memperjuangkan haknya sebagai seorang istri.
Dalam keterangannya, Uffri menyebutkan bahwa Evan Marvino berdalih tidak memberikan nafkah karena sang istri dianggap mampu memenuhi kebutuhan sendiri. Aktor tersebut kerap melontarkan alasan bahwa Uffri memiliki penghasilan pribadi sehingga tidak memerlukan nafkah darinya.
“Kalau boleh jujur, ini nafkah yang baru saya terima beberapa bulan belakangan ini. Setelah lima tahun pernikahan, saya tidak pernah mendapatkan hak saya sendiri sebagai istri,” ungkap Uffri dalam pernyataannya.
Selain permasalahan finansial, Uffri juga mengungkap adanya tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh suaminya. Hal ini memicu atensi luas dari warganet yang mengikuti perkembangan kehidupan pasangan tersebut di ruang publik.
Ketegangan antara keduanya muncul karena perbedaan prioritas dalam pemenuhan kebutuhan keluarga. Uffri merasa Evan lebih mengutamakan pemberian kepada orang tua dibandingkan mencukupi kebutuhan rumah tangga mereka sendiri.
Uffri menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melarang suaminya untuk berbakti kepada orang tua. Namun, ia menekankan pentingnya skala prioritas dalam kewajiban seorang suami untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga inti terlebih dahulu.
“Dia tidak terima dan merasa saya merendahkan keluarganya serta tidak menghargai mereka. Padahal, saya hanya mengatakan yang sebenarnya,” jelas Uffri.
Menurut Uffri, kewajiban seorang suami harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum memberikan bantuan di luar keluarga inti. Ia berpendapat bahwa sandang, pangan, dan papan bagi istri dan keluarga sendiri adalah tanggung jawab utama yang mutlak dipenuhi.
Upaya Uffri untuk mendapatkan haknya sempat memicu konflik komunikasi antara keduanya. Ia merasa perlu bersikap tegas dalam menuntut nafkah karena merasa selama ini posisinya sebagai istri tidak mendapatkan hak-hak mendasar dalam pernikahan.
Hingga saat ini, pengakuan Uffri tersebut terus menjadi bahan pembicaraan di berbagai platform media sosial. Publik menyoroti dinamika hubungan pasangan selebritas ini, terutama mengenai isu kekerasan dalam rumah tangga dan kewajiban nafkah yang menjadi poin utama dalam pengakuan tersebut.
Keterbukaan Uffri mengenai masalah domestik ini menandai pergeseran sikapnya yang kini lebih berani memperjuangkan hak-haknya sebagai istri. Langkah ini diambil setelah ia merasa cukup bersabar selama lima tahun menjalani pernikahan tanpa pemenuhan nafkah yang semestinya dari sang suami.

