Padang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang mulai membuka layanan Perpustakaan Umum Daerah pada akhir pekan sejak Sabtu (6/6/2026), sebagai upaya memperluas akses baca sekaligus mendorong peningkatan literasi warga.
Langkah ini ditempuh untuk mendongkrak Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) dan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Kota Padang. Dengan kebijakan tersebut, masyarakat kini bisa datang ke perpustakaan setiap Sabtu pukul 08.00 hingga 13.00 WIB.
Penambahan waktu layanan ini ditujukan agar warga yang selama hari kerja sulit berkunjung tetap memiliki kesempatan memanfaatkan fasilitas perpustakaan. Pemerintah daerah menilai kebijakan tersebut penting untuk memperluas jangkauan layanan publik di bidang literasi.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang, Heriza Syafani, mengatakan pembukaan layanan di akhir pekan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat budaya literasi. Ia menambahkan, akses yang lebih luas diharapkan membuat masyarakat lebih sering memanfaatkan koleksi buku dan fasilitas yang tersedia.
Tak hanya memperpanjang jam operasional, dinas juga membuka ruang kerja sama dengan komunitas literasi. Para pengelola taman baca masyarakat diajak mengisi mini teater perpustakaan dengan berbagai kegiatan edukatif.
“Kami tentu juga memberikan ruang kepada masyarakat untuk berkunjung ke perpustakaan. Selain membuka dan menambah jam layanan pada hari Sabtu, kami juga mengajak para penggiat literasi, khususnya pengelola taman baca masyarakat, untuk mengisi mini teater perpustakaan dengan berbagai kegiatan literasi,” ujar Heriza.

