Jakarta – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta meminta warga mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang diprakirakan mengguyur Jakarta dan Kepulauan Seribu. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu dampak hidrometeorologi, termasuk banjir dan genangan di sejumlah titik.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting untuk menekan risiko bencana. “Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan,” ujarnya, dikutip Kamis 21 Mei 2026.
BPBD juga mengajak warga terus memantau perkembangan situasi lewat kanal resmi pemerintah daerah. Informasi tinggi muka air dapat diakses melalui bpbd.jakarta.go.id/waterlevel, sedangkan pembaruan kondisi banjir tersedia di pantaubanjir.jakarta.go.id.
Selain memantau informasi, masyarakat diminta menyiapkan perlengkapan darurat seperti payung, jas hujan, dan tas siaga bencana. Langkah sederhana ini dinilai bisa membantu warga lebih siap saat cuaca berubah cepat.
Dalam kondisi darurat, warga diminta segera menghubungi Jakarta Siaga 112. Layanan ini tersedia gratis selama 24 jam dan dapat digunakan untuk meminta bantuan.
Isnawa menambahkan, BPBD DKI Jakarta terus menjalankan koordinasi lintas instansi guna mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di ibu kota. “BPBD DKI Jakarta memastikan koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem di ibu kota,” katanya.

