IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

DPR Dukung Kemenbud Percepat Penanganan Cagar Budaya Terdampak Bencana

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, dalam rapat bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Ruang Rapat Komisi X, Selasa (19/5/2026). Foto : Mentari/Alma
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Kurniasih Mufidayati, dalam rapat bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Ruang Rapat Komisi X, Selasa (19/5/2026). Foto : Mentari/Alma

Jakarta – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Kurniasih Mufidayati mendorong pemerintah bergerak lebih cepat dalam menangani cagar budaya dan pelaku kebudayaan yang terdampak bencana. Ia menilai pemulihan perlu dilakukan segera agar seniman, budayawan, hingga situs sejarah di berbagai daerah bisa kembali bangkit.

Kurniasih juga menekankan perlunya kerja bersama antara Kementerian Kebudayaan, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan pemerintah daerah. Menurut dia, data yang akurat terkait kerusakan menjadi dasar penting untuk menyusun langkah mitigasi serta penanganan jangka pendek.

“Kami mendukung penuh upaya Menteri Kebudayaan untuk merestorasi cagar budaya yang terdampak bencana,” kata Kurniasih dalam rapat kerja di Ruang Rapat Komisi X, Selasa (19/5/2026).

Dukungan itu disampaikan di tengah paparan Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengenai bantuan yang sudah digulirkan pemerintah. Sepanjang akhir 2025, pemerintah menyalurkan total Rp9,69 miliar untuk penanganan cagar budaya.

Dari jumlah tersebut, Rp1,45 miliar berasal dari APBN untuk bantuan logistik kebutuhan dasar. Sementara Rp8,11 miliar dialokasikan untuk memperbaiki sarana dan prasarana cagar budaya yang terdampak.

BK DPR RI Perkuat Telesurvei untuk Susun RUU Akurat

Fadli juga menyebut ada donasi Rp113 juta dari pegawai Kementerian Kebudayaan. Bantuan itu diberikan khusus bagi tenaga pelestari, juru pelihara, seniman, dan pegawai kebudayaan yang menjadi korban bencana.

Ia menjelaskan, penyaluran bantuan telah dilakukan melalui Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hingga kini, 98 cagar budaya dan objek diduga cagar budaya (ODCB) di 19 kabupaten/kota telah menerima manfaat dari program perbaikan tersebut.

Pemerintah kemudian menyiapkan tahapan berikutnya pada 2026. Program rehabilitasi dan rekonstruksi itu dirancang untuk memulihkan ekosistem kebudayaan secara menyeluruh di wilayah yang terdampak bencana.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru