Washington D.C. – Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat, John Phelan, secara mendadak mengundurkan diri dari jabatannya pada hari Rabu, demikian pengumuman resmi dari Pentagon. Alasan pengunduran diri ini tidak diungkapkan secara detail.
Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, menyampaikan ucapan terima kasih atas nama Menteri Pertahanan dan Wakil Menteri Pertahanan atas dedikasi Phelan selama bertugas di Departemen dan Angkatan Laut AS.
Namun, menurut laporan *Politico*, pengunduran diri Phelan diduga terkait dengan proyek kapal perang baru yang sangat mahal, yang memicu perselisihan dengan atasannya, termasuk Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
Kapal perang kelas “Trump”, yang didukung Phelan, menjadi sumber utama ketegangan. Hegseth dan Wakil Menteri Stephen Feinberg menilai proyek ini tidak sejalan dengan strategi Pentagon yang lebih menekankan pada pengembangan kapal tak berawak yang lebih kecil dan ekonomis.
Sumber internal mengungkapkan bahwa biaya pengembangan kapal perang besar ini akan mencapai miliaran dolar dan tidak sesuai dengan tujuan Hegseth dan Feinberg.
Selain itu, Phelan dilaporkan telah kehilangan kendali atas beberapa tanggung jawab utamanya. Manajemen program kapal selam dan upaya pembangunan kapal telah dialihkan ke Feinberg dan Kantor Manajemen dan Anggaran.
Phelan, yang juga dikenal sebagai salah satu penyumbang dana utama bagi Trump, ditunjuk untuk membenahi masalah pembangunan kapal di Angkatan Laut. Ia sempat membatalkan fregat kelas Constellation dan mengumumkan proyek kapal perang “Trump”, serta berupaya merampingkan jajaran laksamana Angkatan Laut.
Namun, Phelan mengalami kesulitan dalam meningkatkan jumlah pembangunan kapal, yang merupakan salah satu prioritas utama Trump. Ia juga kehilangan beberapa staf kunci dalam beberapa bulan terakhir.
Sebelumnya, Hegseth memecat Jon Harrison, kepala staf Phelan, yang dianggap berpengaruh dalam upaya perubahan kebijakan dan penganggaran Angkatan Laut.
Pengganti Phelan untuk sementara waktu adalah Hung Cao, warga sipil dengan peringkat tertinggi kedua di Angkatan Laut.
Manajemen Phelan terhadap Angkatan Laut dianggap tidak realistis dan membuat Feinberg serta Hegseth frustrasi.
Hunter Stires, mantan penasihat Angkatan Laut di pemerintahan Biden dan Trump, menyebutkan bahwa Phelan melakukan kesalahan ketika mengisyaratkan kemungkinan membangun kapal perang Amerika di luar negeri.
Pernyataan Phelan dianggap merusak strategi bipartisan yang didukung oleh pemerintahan Trump untuk mendorong produsen kapal sekutu berinvestasi dalam modernisasi dan ekspansi galangan kapal di Amerika Serikat.
Pengunduran diri Phelan menambah daftar panjang pengunduran diri dan pemecatan pejabat senior di pemerintahan Trump.

