Berita

KSP Desak Media Sosial Terapkan Standar Pers Demi Persaingan Adil

Jakarta – Qodari mengingatkan kondisi tersebut dapat menciptakan persaingan yang tidak seimbang antara media arus utama dan media sosial.

"Kalau media sosial berperilaku pers, maka harus tunduk pada standar pers. Harus ada level playing field, aturan main yang sama antara media sosial dan media mainstream," ujarnya.

Qodari menjelaskan, standar yang dimaksud mencakup regulasi kelembagaan, kompetensi wartawan, kode etik jurnalistik, hingga mekanisme akuntabilitas publik.

Ia menilai penerapan standar tersebut akan menciptakan persaingan yang lebih adil sekaligus memperkuat posisi media mainstream yang memiliki fondasi profesionalisme.

Lebih lanjut, Qodari menyatakan Kantor Staf Presiden siap memfasilitasi diskusi terkait penyusunan aturan tersebut bersama organisasi profesi wartawan.

Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dadan Hindayana Cs

"Kami di KSP siap memfasilitasi diskusi. Tapi draf itu harus datang dari teman-teman wartawan, karena mereka yang paling memahami persoalan di lapangan," demikian Qodari.

Komentar

Berita Populer

01

KCIC Tambah Enam Perjalanan Whoosh, Arus Balik Bandung-Jakarta Padat

02

DSI Perkuat Tata Kelola Ekspor dan Devisa Nasional

03

Kejagung Geledah Kantor BGN Pusat Jakarta Usai Ganti Pimpinan

04

Warga Jakarta Berbondong-Bondong Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan

05

Strategi ANTM Perkuat Pasar Domestik di Tengah Rencana Ekspor BUMN

06

Aher Apresiasi Dukcapil Hentikan Fotokopi e-KTP Demi Data Pribadi

07

Purbaya Tekankan Pancasila dalam Kelola Keuangan Negara

08

Harga Avtur Turun, Mengapa Surcharge Tiket Pesawat Tetap Tidak Berubah?

Berita Terbaru