Jakarta – Puan menyampaikan peran media bagi DPR, termasuk wartawan lapangan sebagai penggerak utama pengumpulan bahan pemberitaan.
“Teman-teman wartawan parlemen bukan hanya menjadi saksi mata dari proses legislasi, melainkan juga menjadi penerjemah antara bahasa kebijakan dan bahasa keseharian rakyat,” terang Puan.
Puan menyinggung kemajuan teknologi sebagai tantangan penyebaran informasi. Menurut Puan, media menjadi penyaring informasi tidak benar. “Kita juga harus jujur menghadapi tantangan zaman. Di era digital ini, sebuah berita yang akurat tentang kinerja DPR harus bersaing dengan ribuan konten yang diproduksi dalam hitungan detik, termasuk hoaks, informasi yang dipotong dari konteksnya, dan narasi yangdapat mendistorsi fakta,” urainya. “Di dalam kondisi seperti itu, terlihat bahwa wartawan parlemen ada di garis terdepan. Teman-teman yang menentukan apakah rakyat mendapat gambaran utuh atau serpihan yang tidak lengkaptentang kerja-kerja di DPR RI,” lanjut Puan.
Puan menyatakan terus mendukung kerja jurnalistik karena kualitas jurnalisme bukan hanya soal kecepatan mengabarkan berita.
“Lebih dari itu, jurnalisme menyangkut kedalaman analisis, ketepatan konteks, dan relevansi informasi dengan kebutuhan rakyat,” ucapnya.
Puan menambahkan, jurnalisme bukan hanya meliput apa yang terjadi.
“Tetapi yang membantu rakyat memahami mengapa sesuatu terjadi dan apa dampaknya bagi kehidupan mereka,” sebut Puan.
Puan mengucapkan terima kasih kepada KWP yang memberikan 65 penghargaan kepada anggota fraksi DPR, kepala daerah, hingga kepala lembaga dalam KWP Awards 2026.
Puan mengapresiasi wartawan parlemen yang meliput kerja DPR. “Terima kasih kepada seluruh wartawan parlemen atas dedikasi dan profesionalisme Anda. Teruslah meliput dengan jujur dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
“Karena demokrasi yang sehat butuh parlemen yang bekerja, dan parlemen yang bekerja butuh media yang mengawal,” sambung Puan.
Ketua Pelaksana KWP Awards 2026, Sopian mengatakan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kinerja parlemen.
“KWP Awards 2026 telah melewati penilaian obyektif dan dampak nyata parlemen bagi masyarakat,” ungkap Sopian.

