Jakarta – Selain Selat Hormuz, terdapat sejumlah jalur pelayaran krusial untuk mendistribusikan minyak mentah sebagai sumber energi penting. Produk minyak tersebut digunakan dalam berbagai mesin, peralatan, serta produk seperti kosmetik dan cat. Seiring minyak yang menjadi sumber energi, jalur distribusinya juga menjadi hal penting.
Berdasarkan laporan Energy Information Administration, sekitar 61 persen minyak mentah dunia diangkut melalui jalur laut yang menghubungkan wilayah penghasil minyak utama dan pasar. Terdapat jalur pengiriman minyak internasional dan jalur internal di wilayah dan negara yang menangani pengiriman minyak.
Selat Hormuz, yang terletak di antara Iran dan Oman, merupakan jalur air strategis penghubung Teluk Persia dengan Laut Arab dan Teluk Oman. Ini adalah jalur pengiriman minyak terpenting di dunia, dengan aliran minyak tercatat sekitar 21 juta barel per hari pada 2022.
Selain Selat Hormuz, terdapat Selat Malaka yang menjadi rute terpendek ke Asia. Jalur air penting ini terletak di antara Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Kemudian, Terusan Suez di Mesir juga merupakan rute transportasi minyak vital yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Suez dengan Laut Mediterania. Selat lainnya memiliki peran penting untuk distribusi minyak dunia.

