Jakarta – Tiga anggota Komnas HAM mendatangi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk mendapat informasi lanjutan mengenai kondisi Andrie Yunus dari Kontras. Ketiganya adalah Pramono Ubaid Tanthowi, Anis Hidayah, dan Saurlin Siagian. Saurlin Siagian mengungkapkan, proses pemulihan korban penyiraman zat kimia asam kuat, Andrie Yunus diperkirakan berlangsung hingga 2 tahun ke depan.
"Fokus pemulihan masih akan terus berlanjut operasinya, dan akan berlangsung 6 bulan sampai 2 tahun ke depan untuk pemulihan 20% luka bakar tersebut," kata Saurlin Siagian kepada wartawan di RSCM, Kamis (26/3/2026). Untuk pembiayaan akan ditanggung sepenuhnya oleh LPSK. "Kemudian kami mendapat konfirmasi bahwa pembiayaan alhamdulillah di-cover oleh LPSK," sambungnya.
Pramono Ubaid Tanthowi menambahkan, pihak RSCM masih melakukan perawatan dan pemantauan secara intensif. Karena itu, belum dapat disimpulkan kondisi Andrie Yunus mengalami penurunan atau peningkatan. "Tapi tindakan medis sejauh ini kami melihat sudah sangat baik ya, sangat intensif, berbagai langkah yang diperlukan oleh rumah sakit untuk memastikan kondisi saudara AY tetap stabil itu sejauh ini sih kami melihat itu sudah sangat baik. Jadi belum bisa disimpulkan," jelas Pramono Ubaid Tanthowi.
Pram


