Bandung – Wali Kota Bandung Farhan melaporkan rangkaian konvoi dan pesta juara Persib telah menimbulkan 122 korban kecelakaan hingga Minggu siang. Dari jumlah itu, 39 orang harus dibawa ke rumah sakit dan 26 di antaranya menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan di Kota Bandung.
Farhan mengatakan, insiden tersebut terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu pukul 12.00 WIB. Korban berasal dari berbagai daerah, dengan rincian 70 orang ber-KTP Kota Bandung dan 52 orang lainnya dari luar kota.
“Yang dirujuk ke rumah sakit 39, yang dirawat 26. Rumah sakitnya di seluruh Kota Bandung, dari RSHS sampai Al-Islam,” ujarnya, Senin, 25 Mei 2026.
Ia menuturkan, secara umum rangkaian perayaan berjalan lancar. Namun, situasi sempat tersendat ketika pemain akan dibawa ke pendopo untuk beristirahat dan menuju titik akhir acara. Kendaraan disebut tak bisa menembus kerumunan, sehingga rombongan harus berjalan kaki.
Pemkot Bandung, kata Farhan, sudah menyiapkan penanganan medis di sejumlah titik keramaian. Pos kesehatan dan ambulans ditempatkan di lokasi strategis untuk mengantisipasi peserta yang membutuhkan bantuan.
“Di pendopo ada dua mobil ambulans, satu punya Dinkes, satu punya Kedokteran Kepolisian. Kemudian di depan BRI Tower ada satu tenda, di Palaguna ada satu tenda, semuanya punya BPBD disertai dokter Puskesmas dan kepolisian,” katanya.
Farhan juga menyebut banyak warga yang kelelahan hingga pingsan saat mengikuti konvoi. Meski begitu, sebagian besar cukup ditangani sementara di pendopo sebelum dipulangkan.
“Mereka yang kelelahan dibawa masuk dulu ke pendopo, ditenangkan, setelah itu bisa dibawa pulang. Tidak ada yang dirawat atau dirujuk ke rumah sakit karena pingsan,” ucapnya.
Di akhir pernyataannya, Farhan meminta perayaan kemenangan Persib segera dihentikan malam ini. Ia menilai situasi perlu dikondisikan karena keesokan harinya Presiden dijadwalkan hadir di Kota Bandung pukul 08.00 WIB.
“Kita harapkan malam ini menjadi malam terakhir perayaan, selesai, karena besok pagi jam 8 Presiden akan hadir ke Kota Bandung,” pungkasnya.


