IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

IHSG Melemah Tipis ke 6.234 di Sesi Pertama, Saham LQ45 Tertekan

Grafik pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan di layar monitor bursa efek
IHSG melemah tipis ke level 6.234 pada sesi pertama perdagangan Senin (3/8/2026).

Jakarta, Gonesia.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi perdagangan pertama pada Senin (3/8/2026) dengan pelemahan tipis sebesar 0,03 persen atau 1,833 poin ke level 6.234,293.

Kondisi pasar yang fluktuatif ini menunjukkan adanya ketidakpastian investor di tengah dinamika sektoral yang cukup tajam pada awal pekan ini.

Data dari Kontan mencatat bahwa tekanan utama terhadap indeks datang dari sektor teknologi yang terkoreksi paling dalam dibandingkan sektor lainnya.

IDX Sektor Teknologi mencatatkan penurunan signifikan sebesar 1,33 persen hingga tengah hari.

Selain sektor teknologi, sektor kesehatan juga memberikan kontribusi negatif dengan pelemahan sebesar 0,88 persen.

718 Ribu Siswa Gunakan PIJAR, Telkom Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital

Sektor keuangan yang menjadi penggerak utama pasar turut melemah sebesar 0,51 persen pada sesi pertama.

Tekanan juga dirasakan pada sektor perindustrian yang turun 0,11 persen.

Sektor properti dan real estate melengkapi daftar pelemahan dengan penurunan tipis sebesar 0,05 persen.

Di sisi lain, pergerakan positif terjadi pada IDX Sektor Barang Konsumer Non-Primer yang memimpin penguatan dengan kenaikan 1,93 persen.

Sektor barang konsumen primer juga menunjukkan performa solid dengan apresiasi sebesar 0,65 persen.

Pemerintah Tegaskan Kewajiban Industri Gula Miliki Kebun Tebu Sendiri

Sektor barang baku turut menguat sebesar 0,57 persen di tengah sentimen pasar yang beragam.

Sektor infrastruktur mencatatkan kenaikan sebesar 0,47 persen hingga penutupan sesi pertama.

Sektor transportasi dan logistik pun ikut menguat sebesar 0,28 persen.

Sektor energi melengkapi daftar kenaikan dengan penguatan sebesar 0,19 persen.

Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan di bursa mencatatkan volume transaksi sebesar 22,096 miliar saham.

Wibowo Group Akuisisi MBSS Senilai Rp4,2 Triliun untuk Ekspansi Logistik

Nilai transaksi yang berhasil dibukukan mencapai angka Rp 7,69 triliun.

Sebanyak 294 saham terpantau mengalami penurunan harga di papan perdagangan.

Terdapat 323 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan harga.

Sebanyak 169 saham lainnya tetap berada pada posisi flat atau tidak mengalami perubahan harga.

Pada kelompok saham LQ45, PT Indika Energy Tbk (INDY) memimpin daftar top losers dengan pelemahan 7,22 persen.

PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) menyusul di urutan berikutnya dengan penurunan sebesar 2,34 persen.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) juga tercatat melemah sebesar 2,13 persen.

Sementara itu, PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) memimpin jajaran top gainers LQ45 dengan lonjakan harga sebesar 15,11 persen.

PT Trimegah Bangun Perkasa Tbk (NCKL) mencatatkan kenaikan sebesar 5,59 persen.

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melengkapi daftar top gainers dengan penguatan sebesar 3,66 persen.

Performa emiten secara sektoral ini menjadi cerminan dari respons pelaku pasar terhadap berbagai sentimen ekonomi yang berkembang sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Investor saat ini tampak lebih selektif dalam menempatkan modal mereka di tengah fluktuasi harga saham yang cukup dinamis.

Perhatian pelaku pasar diperkirakan akan tetap tertuju pada dinamika sektor teknologi dan barang konsumen pada sesi kedua nanti.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Kasus Asusila TransJakarta: Polisi Ungkap Fakta Baru, Pelaku Saling Meraba

03

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

04

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

07

DPRD Padang Desak Pemko Berantas Pungli, Selamatkan Pariwisata Pantai

08

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

Berita Terbaru