Ekonomi

Wall Street Menguat Didorong Pemulihan Saham Chip Jelang Rilis Data Ekonomi

New York, Fenesia.com – Saham sektor teknologi kembali menjadi motor penggerak utama di Wall Street pada awal pekan ini seiring dengan pemulihan signifikan pada harga saham perusahaan semikonduktor.

Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite mencatatkan penguatan tajam yang memperpanjang tren reli positif dari pekan sebelumnya.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menunjukkan pergerakan fluktuatif setelah sempat menyentuh rekor intraday tertinggi sebelum akhirnya terkoreksi.

Pada Senin (6/7/2026) pukul 22.00 WIB, indeks Dow Jones Industrial Average turun 149,02 poin atau 0,28% menjadi 52.751,05.

Di saat yang sama, indeks S&P 500 menguat 38,57 poin, atau 0,52% ke 7.521,81.

Prabowo Tugaskan Danantara Garap Proyek Listrik Lintas Batas RI-Singapura

Indeks Nasdaq Composite juga mencatatkan kenaikan sebesar 283,78 poin atau 1,10% ke 26.116,45.

Sentimen pasar didorong oleh kesepakatan strategis antara Broadcom dan Apple untuk memperluas kemitraan pengembangan chip khusus hingga tahun 2031.

Kabar tersebut memicu kenaikan harga saham Broadcom hingga mencapai 5,7% di sesi perdagangan hari ini.

Indeks Semikonduktor Bursa Efek Philadelphia merespons positif dengan lonjakan sebesar 4,2% setelah sebelumnya mengalami tekanan jual selama dua hari beruntun.

Optimisme investor juga didukung oleh rencana peluncuran pencatatan saham produsen chip asal Korea Selatan, SK Hynix, di pasar modal Amerika Serikat.

BRI Cetak Laba Rp15,5 Triliun, Genjot Dividen dan Kredit

Langkah korporasi tersebut diprediksi mampu mengumpulkan dana segar sekitar US$ 28 miliar.

Di tengah optimisme teknologi, pelaku pasar mulai mengalihkan perhatian pada musim pendapatan kuartal kedua yang akan segera dimulai.

Laporan keuangan dari emiten besar seperti Delta Air Lines dan PepsiCo menjadi agenda penting yang dinantikan di akhir pekan ini.

“Musim laporan keuangan ini penting, mengingat fakta bahwa ‘Magnificent 7’ telah mengalami masa-masa sulit akhir-akhir ini. Dan ada perasaan bahwa sedikit kabar baik saja dapat membuat mereka melanjutkan reli mereka,” kata David Morrison, analis pasar senior di Trade Nation.

Ia menambahkan bahwa dinamika pasar saat ini sangat bergantung pada kemampuan perusahaan-perusahaan besar untuk membuktikan resiliensi kinerja mereka di tengah tantangan ekonomi.

IPO Saham EMMI Ditutup Hari Ini, Simak Jadwal dan Detailnya

Selain sektor chip, pasar juga mencermati langkah efisiensi yang dilakukan oleh Microsoft.

Perusahaan raksasa teknologi tersebut mengumumkan rencana pengurangan tenaga kerja sebesar 2,1% atau setara dengan 4.800 posisi.

Data ekonomi terbaru menunjukkan indeks manajer pembelian non-manufaktur berada di level 54,0, sesuai dengan ekspektasi analis.

Investor kini bersiap menantikan rilis risalah pertemuan bank sentral yang dijadwalkan pada hari Rabu mendatang.

Ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve pada akhir Juli dilaporkan menurun menjadi 24% berdasarkan data FedWatch CME.

Perubahan posisi ini dipengaruhi oleh laporan tenaga kerja yang dirilis pekan lalu dengan hasil yang lebih dingin dari prediksi pasar.

Di sisi lain, pergerakan saham SpaceX turut menarik perhatian investor menjelang integrasinya ke dalam indeks Nasdaq 100.

Perusahaan milik Elon Musk tersebut mencatatkan kenaikan nilai saham sebesar 1,2% di sesi perdagangan awal.

Sementara itu, sektor ritel otomotif mengalami gejolak menyusul kabar rencana akuisisi yang melibatkan O’Reilly Automotive dan Genuine Parts.

Komentar