Gorontalo – Pemerataan listrik di Provinsi Gorontalo kini resmi tuntas setelah Rasio Desa Berlistrik (RDB) mencapai 100 persen, menyusul penyalaan perdana di Pulau Dudepo, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara, pada Senin (3/8/2026). Capaian itu dipandang sebagai tonggak penting karena menandai hadirnya akses energi hingga wilayah terluar.
Anggota Komisi XII DPR RI Rusli Habibie menyebut momen tersebut sebagai hadiah menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia berharap listrik yang kini menyala selama 24 jam di Pulau Dudepo tidak hanya menjadi simbol pemerataan, tetapi juga ikut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
“Penyalaan listrik di Pulau Dudepo yang melengkapi 100 persen RDB Gorontalo ini adalah hadiah istimewa dalam rangka HUT ke-81 Republik Indonesia. Tanggal 3 Agustus 2026 menjadi catatan sejarah manis bagi warga Dudepo dan Gorontalo pada umumnya, di mana terang listrik kini dapat dirasakan secara merata,” kata Rusli dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Rusli menambahkan, kehadiran listrik yang andal perlu diiringi komitmen PLN dalam menjaga kedaulatan energi dan memastikan pasokan tetap stabil. Menurut dia, dampaknya akan terasa luas, mulai dari sektor perikanan dan kelautan, pendidikan, hingga layanan kesehatan di wilayah setempat.
Penyalaan listrik ke pulau tersebut menggunakan Saluran Kabel Laut Tegangan Menengah (SKLTM) 20 kV sepanjang 1,95 kilometer sirkuit (kms) yang menghubungkan sistem kelistrikan di daratan utama Desa Ilangata ke Pulau Dudepo. Proyek ini sekaligus tercatat sebagai pembangunan kabel laut 20 kV pertama di Pulau Sulawesi.
Untuk mendukung layanan listrik penuh selama 24 jam, PLN juga membangun infrastruktur penunjang berupa Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 39,68 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 9,958 kms, serta tujuh gardu distribusi dengan total kapasitas 400 kVA. Seluruh jaringan itu diproyeksikan melayani 395 kepala keluarga atau sekitar 1.285 jiwa di enam dusun Desa Dudepo.
General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun dan Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie turut menilai pencapaian tersebut sebagai bukti sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan keadilan sosial dan keadilan energi hingga ke pelosok negeri.


