IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Prajurit TNI Diduga Terlibat Penculikan dan Pembunuhan Kepala Cabang Bank

Jakarta – Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil mengungkap kasus penculikan dan pembunuhan Muhammad Ilham Pradipta, kepala cabang bank BUMN di Cempaka Putih. Motif utama di balik kejahatan tragis ini adalah niat para pelaku untuk menguasai dana nasabah dari rekening dormant.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombespol Wira Satya Triputra menjelaskan dalam konferensi pers pada Selasa (16/9) bahwa para tersangka berencana memindahkan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang telah mereka siapkan. Untuk melancarkan aksinya, mereka membutuhkan akses dan otoritas seorang kepala cabang bank.

Korban, Muhammad Ilham Pradipta, yang bertugas di salah satu bank BUMN kantor Cempaka Putih, kemudian menjadi target. Niat memindahkan uang ini muncul sejak Juni, sementara rencana penculikan korban disusun pada pertengahan Agustus.

Pada 20 Agustus 2025, korban diculik secara paksa dari area parkir Lottemart Pasar Rebo, Jakarta Timur. Ia diangkut menggunakan mobil oleh para pelaku.

Sehari kemudian, tepatnya 21 Agustus 2025, jenazah korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Keluarga korban yang memperoleh rekaman CCTV penculikan tersebut segera melapor kepada polisi dan menuntut pengusutan tuntas.

OMG Rayakan Transformasi Perempuan Indonesia di JFC 2026

Penyelidikan lebih lanjut mengungkap adanya keterlibatan prajurit TNI Angkatan Darat dalam kasus penculikan dan pembunuhan ini. Kasus ini bermula dari ide tersangka C alias K dan DH, lalu melibatkan beberapa pelaku lain mulai dari pembuntutan, penculikan, hingga pembunuhan dan pembuangan jenazah korban.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 328 dan/atau Pasal 333 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Komentar