JAKARTA, Gonesia.com — Persija Jakarta melakukan perombakan besar-besaran terhadap komposisi skuadnya tepat satu hari menjelang bergulirnya kompetisi Super League 2026-2027 pada Jumat (4/9).
Manajemen klub resmi melepas gelandang bertahan Van Basty Souza ke klub rival, Borneo FC, dengan skema status pinjaman.
Langkah ini mengejutkan publik sepak bola nasional mengingat Van Basty baru saja menandatangani perpanjangan kontrak pada akhir musim lalu.
Selain melepas pemain senior, Persija juga merampingkan skuad dengan meminjamkan bek tengah muda dari tim U-20, Raditya Yugie Rahardjo.
Raditya Yugie Rahardjo akan menjalani masa peminjaman bersama klub Championship, Deltras FC, untuk mendapatkan jam terbang lebih tinggi.
Manajer Persija, Marsda TNI (Purn.) Ardhi Tjahjoko, mengungkapkan bahwa keputusan melepas Van Basty Souza didasari oleh keinginan klub untuk mendukung proses perkembangan sang pemain.
Ia menyatakan, “Van Basty Sousa adalah pemain yang tangguh di lapangan dan memiliki pribadi yang hangat di luar lapangan.”
Ardhi berharap masa peminjaman ini dapat menjadi bagian penting dalam proses perkembangannya.
Ia menambahkan bahwa karakter tangguh yang dimiliki oleh Van Basty menjadi modal utama bagi sang pemain untuk terus menunjukkan performa terbaik di klub peminjam.
“Semoga Van Basty Sousa dapat terus berkembang dan menjadi versi terbaik dari dirinya bersama klub peminjamnya,” ujar Ardhi Tjahjoko sebagaimana dikutip dari JPNN.com.
Meskipun melepas Van Basty, kedalaman skuad Persija di posisi gelandang bertahan dinilai masih sangat kompetitif.
Tim ibu kota tersebut saat ini masih memiliki deretan pemain mumpuni seperti Fabio Calonego, Kyohei Yoshino, Figo Denis, dan Stjepan Loncar.
Sementara itu, peminjaman Raditya Yugie Rahardjo ke Deltras FC dilakukan sebagai strategi jangka panjang untuk mematangkan karier profesional sang pemain.
Raditya menyadari bahwa perpindahan dari kompetisi Elite Pro Academy (EPA) U-20 menuju atmosfer Liga 2 akan menjadi tantangan yang signifikan bagi kariernya.
“Persiapannya pasti akan berbeda karena dari kompetisi EPA U-20 menuju kompetisi Liga 2,” ucap Raditya Yugie Rahardjo.
Ia menambahkan, “Pasti atmosfernya berbeda dan saya harus mempersiapkan diri dengan baik agar bisa tampil maksimal ke depannya.”
Pemain berusia 19 tahun tersebut mengungkapkan telah menerima pesan khusus dari tim pelatih Persija U-20 sebelum resmi bergabung dengan Deltras FC.
“Pesan dari pelatih Persija U-20 memberitahu saya buat lebih kerja keras lagi dan ambil pengalaman sebanyak-banyaknya di tim saya sekarang,” tutur Raditya Yugie Rahardjo.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen manajemen Persija dalam mengelola talenta muda agar siap menghadapi persaingan di level profesional yang lebih keras.
Keputusan tersebut sekaligus menandai kesiapan Persija untuk memulai musim baru dengan komposisi pemain yang dianggap lebih efisien dan terarah.


