BANDUNG, Gonesia.com – Persib Bandung kini memprioritaskan perburuan penjaga gawang baru di penghujung bursa transfer Super League musim 2026/2027.
Langkah ini diambil manajemen untuk melengkapi komposisi tim setelah sebelumnya sukses mendatangkan bek asal Kroasia, Danijel Loncar.
Saat ini, skuad Maung Bandung sebenarnya telah memiliki tiga nama di bawah mistar gawang.
Teja Paku Alam masih menjadi sosok sentral yang menempati posisi pilihan utama di tim.
Sementara itu, dua kiper lainnya yakni Fitrah Maulana dan Rhaka Syafaka masih berperan sebagai pelapis.
Fitrah Maulana tercatat telah mendapatkan kepercayaan untuk tampil dalam beberapa kesempatan pertandingan.
Di sisi lain, Rhaka Syafaka masih terus menanti kesempatan untuk mencatatkan debut resminya bersama tim senior.
Kondisi kedalaman skuad di posisi krusial ini memicu desakan dari para pendukung setia, Bobotoh, agar manajemen segera mendatangkan pemain baru.
Kebutuhan akan tambahan penjaga gawang ini juga diamini oleh pelatih kiper Persib, Mario Jozic.
Ia menjelaskan bahwa urgensi penambahan kiper berkaitan erat dengan padatnya jadwal kompetisi yang akan dihadapi Maung Bandung musim ini.
“Secara umum, ya (butuh kiper baru). Karena ketika Anda memasukkan Piala Presiden, ini ada lima kompetisi (dimainkan),” ujar Jozic saat ditemui seusai latihan di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (22/8/2026).
Menurutnya, jumlah kiper yang tersedia saat ini belum mencapai standar ideal untuk mengarungi musim yang sangat kompetitif.
Persib wajib memiliki opsi cadangan yang mumpuni untuk mengantisipasi potensi cedera pemain.
Selain itu, risiko akumulasi kartu selama durasi kompetisi yang panjang juga menjadi pertimbangan utama staf pelatih.
Jozic menilai bahwa manajemen harus sigap menjaga kedalaman skuad agar performa tim tetap stabil hingga akhir musim.
Ia menekankan bahwa faktor geografis Indonesia yang luas menuntut fisik pemain yang prima karena mobilitas perjalanan yang tinggi.
“Jadi memperhitungkan perjalanan jauh ini, dan Indonesia juga negara yang sangat besar, banyak perjalanan, banyak pertandingan, mungkin cedera dan (akumulasi) kartu kuning dan merah. Hal inilah yang menjadi alasan kenapa kami mungkin masih membutuhkan penjaga gawang baru,” lanjutnya.
Hingga saat ini, belum ada nama kandidat spesifik yang dikaitkan dengan posisi tersebut.
Manajemen Persib masih terus memantau bursa transfer untuk menemukan profil yang sesuai dengan kebutuhan taktik tim.
Kehadiran pemain baru di sektor kiper diharapkan dapat memberikan kompetisi sehat di ruang ganti.
Pihak klub berusaha memastikan seluruh lini memiliki pelapis yang kualitasnya tidak jauh berbeda dari pemain utama.
Hal ini menjadi strategi antisipasi Persib agar tetap kompetitif di kancah domestik maupun kompetisi Asia.
Keputusan final mengenai perekrutan ini diprediksi akan segera ditentukan dalam waktu dekat sebelum jendela transfer ditutup.


