JAKARTA, Gonesia.com – Keputusan Ole Romeny untuk bergabung dengan Fortuna Sittard dengan status pinjaman dari Oxford United ternyata dipengaruhi oleh masukan rekan setimnya di Timnas Indonesia, Justin Hubner.
Penyerang berusia 26 tahun tersebut mengakui bahwa ia sempat melakukan konsultasi intensif dengan Hubner sebelum akhirnya menerima pinangan klub kasta tertinggi Liga Belanda tersebut.
Hubner sendiri merupakan sosok yang sudah lebih dulu merasakan atmosfer kompetisi di Fortuna Sittard selama satu musim penuh sejak 2025/2026.
Dalam wawancara eksklusif bersama ESPN NL, Romeny membeberkan bahwa diskusi krusial tersebut terjadi saat keduanya menjalani pemusatan latihan bersama skuad Garuda pada musim panas lalu.
“Memang, saya berbicara dengannya (Justin Hubner), ketika kami bersama di Indonesia musim panas lalu,” kata Ole Romeny, dikutip dari Antara melalui pemberitaan JawaPos.
Proses pengambilan keputusan tersebut berjalan cukup singkat karena testimoni positif yang diberikan oleh rekan setimnya itu mengenai kualitas klub.
“Dan, dia hanya bilang, ‘Iya, itu tempat yang bagus sekali buat saya’. Jadi, iya kita memang sempat membicarakan itu sebentar,” tambah dia.
Bagi Hubner, kepindahan Romeny ke Fortuna Sittard menjadi reuni yang cukup berarti setelah mereka kerap menghabiskan waktu bersama saat membela panji Merah Putih.
Hubner tercatat telah mengoleksi 26 penampilan bersama Fortuna Sittard selama satu musim terakhir dengan torehan dua gol serta satu assist.
Kehadiran Romeny di Fortuna Sittard sekaligus menandai kepulangannya ke Liga Belanda, liga yang menjadi tempat ia meniti karier profesional sejak awal bersama NEC Nijmegen.
Sebelum memutuskan hijrah ke Inggris untuk memperkuat Oxford United pada Januari 2025, Romeny sempat menghabiskan 1,5 musim membela FC Utrecht.
Bersama FC Utrecht, ia mencatatkan statistik 32 penampilan di semua kompetisi dengan kontribusi tiga gol bagi timnya.
Kini, Romeny mengaku sangat antusias untuk berbagi ruang ganti dengan Hubner dalam level klub, tidak hanya saat agenda internasional.
Ia merasa bahwa kedekatan emosional di luar lapangan akan mempermudah adaptasi mereka di lingkungan baru Fortuna Sittard.
“Tentu saja selalu menyenangkan bisa bersama teman-teman dari Timnas, bahkan di klub. Jadi, kita bisa pergi ke Indonesia bersama-sama,” ujar pemain yang telah membukukan enam gol dari 10 penampilan bersama Timnas Indonesia tersebut.
Dinamika ini diharapkan mampu meningkatkan performa keduanya saat kembali dipanggil untuk memperkuat timnas ke depannya.
Keberadaan sesama pemain Indonesia di satu klub Eropa dinilai memberikan dampak psikologis yang positif bagi perkembangan karier mereka.
Romeny kini bersiap menghadapi tantangan baru di Liga Belanda dengan dukungan penuh dari rekan setimnya yang telah memahami kultur klub tersebut.


