IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Berita

Pemerintah Salurkan Jagung SPHP Akhir Pekan Ini untuk Stabilkan Harga Pakan.

Jakarta – Badan Pangan Nasional (Bapanas) segera menyalurkan 52.400 ton jagung melalui program Stabilisasi Harga Pangan (SPHP) mulai akhir pekan ini. Langkah ini diambil untuk menekan gejolak harga pakan dan memastikan peternak rakyat dapat berproduksi optimal, dengan anggaran sekitar Rp 78 miliar disiapkan pemerintah.

Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menyatakan jagung SPHP tersebut akan didistribusikan kepada 2.109 peternak mandiri skala mikro, kecil, dan menengah. Penetapan jumlah penerima ini merupakan hasil verifikasi bersama Kementerian Pertanian dan Perusahaan Umum Bulog. Harga jagung dalam program ini ditetapkan sebesar Rp 5.500 per kilogram.

Program SPHP jagung ini diharapkan mampu meredam fluktuasi harga pakan yang berdampak pada harga daging ayam dan telur di pasaran. Penetapan harga acuan penjualan (HAP) jagung pipilan tingkat konsumen telah diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 6 Tahun 2024, yakni Rp 5.800 per kilogram untuk kadar air 15 persen.

Data pemantauan Bapanas pada Rabu, 24 September 2025, menunjukkan harga jagung secara nasional mencapai Rp 6.714 per kilogram. Angka ini 15,76 persen lebih tinggi dibandingkan HAP yang ditetapkan pemerintah.

Kesenjangan harga lebih mencolok di tingkat regional. Sebanyak 13 provinsi mencatat harga jagung lebih dari 20 persen di atas HAP. Disparitas harga terbesar ditemukan di Papua Barat Daya, dengan harga jagung mencapai Rp 12.000 per kilogram.

BK DPR RI Perkuat Telesurvei untuk Susun RUU Akurat

Sementara itu, tujuh provinsi lainnya mengalami kenaikan harga sekitar 10 hingga 20 persen di atas HAP. Namun, di delapan provinsi lain, seperti Nusa Tenggara Barat, harga jagung terpantau sesuai dengan HAP.

Komentar