Berita

Menteri HAM Natalius Pigai Larang Aparat Mempolisikan Akademisi yang Mengkritik Pemerintah

Jakarta – Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menilai laporan polisi terhadap akademisi yang mengkritik kebijakan pemerintah tidak perlu dilakukan.

Pernyataan itu merespons pelaporan terhadap Feri Amsari terkait kritik swasembada pangan, serta Ubaedillah Badrun yang dilaporkan atas pernyataannya mengenai “Prabowo-Gibran beban bangsa”.

Menurut Natalius Pigai, kritik merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin konstitusi, sehingga tidak bisa dipidana selama tidak mengandung unsur pelanggaran hukum.

"Opini atau pandangan publik seharusnya dijawab dengan data, fakta, dan informasi yang kredibel oleh pihak yang memiliki otoritas," kata Natalius Pigai dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).

Ia menilai, pelaporan terhadap kritik justru dapat menimbulkan kesan negatif terhadap pemerintah.

Jusuf Kalla Tegaskan Ceramah di UGM Bahas Konflik Bukan Penistaan Agama

Natalius Pigai bahkan menyebut kritik dari Feri Amsari tidak perlu ditanggapi secara berlebihan.

“Feri Amsari juga bukan ahli pertanian, sehingga tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut. Jangankan dilaporkan ke polisi, ditanggapi pun tidak perlu,” ujarnya.

Meski demikian, Natalius Pigai menegaskan tidak semua pendapat bebas dari konsekuensi hukum. Kritik tetap dapat diproses jika mengandung unsur penghasutan, makar, serangan personal (ad hominem), maupun isu suku, ras, dan agama.

Ia menilai pernyataan Feri Amsari dan Ubaedillah Badrun masih berada dalam koridor kritik terhadap kebijakan publik.

Komentar
Jusuf Kalla Tegaskan Perannya dalam Mengusung Jokowi Menuju Kursi Presiden

Berita Populer

01

Pemprov DKI Jakarta Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-Sapu di Lima Wilayah

02

BGN Umumkan Revisi Juknis MBG 2026, Nomenklatur Personel SPPG Berubah

03

KPK Panggil Bos Rokok HS Guna Dalami Dugaan Korupsi Cukai Bea Cukai

04

Boyamin Saiman Kirim Banner Sindir KPK Izinkan Yaqut Cholil Qoumas Tahanan Rumah

05

Wamen KKP Ajak Pelaku Usaha Gunakan Stelina Tingkatkan Daya Saing Ekspor

06

Pemkab Lima Puluh Kota Tengahi Konflik Masyarakat

07

Danantara Suntikkan Modal Rp 29 Triliun untuk Selamatkan Garuda Indonesia

08

Polri Tangkap Buronan Interpol Rifaldo di Bali, Terlibat TPPO Kamboja

Berita Terbaru










× www.domainesia.com
× www.domainesia.com