Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil saksi dalam penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di salah satu bank daerah pada periode 2021-2023. Kali ini, penyidik memeriksa asisten pribadi Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023 Ridwan Kamil.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan saksi yang dipanggil adalah Randy Kusumaatmadja, yang menjabat sebagai personal assistant Ridwan Kamil. Pemeriksaan berlangsung pada Rabu (30/9) di Gedung Merah Putih KPK.
Selain Randy, KPK juga memanggil Reja Muhammad Yusuf Tojiri, selaku Group Head Pengadaan Divisi Umum bank, sebagai saksi dalam perkara yang sama.
Kasus ini sebelumnya telah menyeret lima orang sebagai tersangka. Pada 10 Agustus 2026, KPK menahan empat di antaranya.
Keempat tersangka tersebut ialah Widi Hartoto, yang saat itu menjabat Pemimpin Divisi Change Management Office bank bjb sekaligus Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb periode 2020-2024; Ikin Asikin Dulmanan, Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri sekaligus pemilik PT Antedja Muliatama; Suhendrik, Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres; dan Elang Sophan Jaya Kusuma, Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama.
Satu tersangka lain belum ditahan, yakni mantan Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi.
KPK menduga ada penyimpangan dalam pengadaan jasa agensi iklan bank bjb sepanjang 2021 hingga 2023. Dari dugaan praktik itu, negara disebut mengalami kerugian hingga Rp223,6 miliar.


