IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Lifestyle

Kondisi Haji Bolot Membaik Meski Masih Gunakan Selang Makan di RS

Jakarta – Kondisi kesehatan komedian senior Haji Bolot dikabarkan mulai menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Meski demikian, pria berusia 84 tahun tersebut saat ini masih dalam proses pemulihan dan memerlukan pengawasan medis yang ketat.

Istri Haji Bolot, Nurhayati, mengungkapkan bahwa suaminya belum bisa beraktivitas secara normal, termasuk dalam hal berbicara dan mengonsumsi makanan. Saat ini, asupan nutrisi bagi sang komedian masih harus disalurkan melalui selang medis yang terpasang.

Nurhayati menjelaskan bahwa Haji Bolot sebenarnya telah memiliki keinginan kuat untuk melepas selang tersebut dan kembali minum melalui mulut. Namun, pihak keluarga dan tim medis meminta agar ia tetap bersabar demi memastikan pemulihan berjalan optimal.

“Makannya pakai selang, belum bisa dilepas. Baba sudah pengen lepas selang sebenarnya, mau minum dari mulut katanya,” ujar Nurhayati.

Sebagai pengganti asupan cairan, pihak keluarga melakukan tindakan pendukung agar lidah Haji Bolot tetap terjaga kelembapannya. Nurhayati menyebutkan bahwa lidah komedian tersebut rutin diolesi madu agar tetap lemas, mengingat ia belum diperbolehkan menelan minuman secara langsung.

IFG Life Dorong Ketahanan Finansial Hadapi Biaya Kuliah Naik

Di tengah masa pemulihan ini, Nurhayati mengaku bersyukur atas perhatian besar yang diberikan oleh rekan-rekan serta kerabat dekat suaminya. Sejak dirawat di rumah sakit, Haji Bolot menerima kunjungan dari banyak pihak yang ingin memberikan dukungan moral.

Salah satu tokoh yang sempat menjenguk adalah Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno. Tingginya antusiasme rekan-rekan sejawat yang datang membesuk membuat pihak rumah sakit harus memberikan pembatasan jumlah pengunjung.

“Alhamdulillah Bapak Wakil Gubernur Jakarta Haji Rano Karno sama teman-teman itu banyak yang datang. Pihak rumah sakit sampai bilang, jangan banyak-banyak dulu katanya,” tutur Nurhayati.

Pembatasan tersebut diberlakukan bukan tanpa alasan. Selain pertimbangan medis terkait risiko penularan bakteri atau virus, banyaknya pengunjung dinilai dapat mengganggu waktu istirahat Haji Bolot yang sangat krusial dalam proses penyembuhan.

Nurhayati menceritakan bahwa sempat terjadi penurunan kondisi kesehatan pada suaminya akibat kelelahan setelah menerima terlalu banyak tamu dalam satu waktu. Dokter pun secara tegas meminta agar kunjungan dibatasi demi menjaga stabilitas fisik Haji Bolot.

3 Shio Ini Lepas dari Kesepian dan Raih Kebahagiaan hingga 12 Juli

“Kondisinya sudah bagus, pas sorenya karena terlalu banyak yang datang, kata dokternya ngedrop. Diminta jangan banyak-banyak dulu yang datang,” jelasnya.

Hingga saat ini, keluarga tetap berkomitmen mengikuti seluruh arahan tim medis di Rumah Sakit Fatmawati. Fokus utama keluarga adalah memastikan Haji Bolot mendapatkan ketenangan dan waktu istirahat yang cukup agar kondisi kesehatannya dapat terus membaik secara bertahap.

Komentar

Berita Populer

01

Saham Blue Chip Tertekan, Simak Peluang Rebound Semester II 2026

02

Manufaktur Indonesia Targetkan Pertumbuhan 5,51 Persen di 2026

03

Contraflow Jakarta-Cikampek KM 55-65 Berlaku: Cek Info Terbaru!

04

PLTMG Gunungsitoli Amankan Listrik Nias, Hadapi Cuaca Ekstrem Saat Nataru

05

Biochar Sisik Ikan Perkuat Komposit Serat Karbon, Kurangi Limbah, Tingkatkan Kekuatan

06

Profil Erling Haaland: Harapan Norwegia dan Kandidat Top Skor Piala Dunia 2026

07

Petugas PPSU Jakarta Utara Menjaga Integritas Kerja di Tengah Godaan Manipulasi

08

Bencana Sumatra Rusak Parah 54 Sekolah; Siswa Belajar di Tenda

Berita Terbaru