Jakarta – Pemerintah menunjukkan komitmen melindungi hak beribadah warga dengan meresmikan pemasangan papan nama Gereja Katolik Santo Joannes Baptista Parung, Bogor, Senin (22/12).
Peresmian papan nama gereja di wilayah Keuskupan Sufragan Bogor ini berlangsung hangat dan kekeluargaan di tengah suasana Natal.
Pemasangan dilakukan Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, dihadiri Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kemenag Suparman, Pembimas Katolik Jawa Barat Rini, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor Syukri Ahmad Fanani.
Kehadiran pejabat menegaskan sinergi pemerintah pusat dan daerah memastikan pelayanan keagamaan berjalan baik dan inklusif.
Dalam sambutannya, Gugun Gumilar menegaskan kerukunan antarumat beragama menjadi fondasi utama kehidupan kebangsaan yang harus dirawat.
"Ini adalah bukti negara hadir untuk melayani seluruh umat beragama. Pemasangan papan nama gereja ini bukan sekadar urusan administratif. Tetapi, merupakan wujud nyata pengakuan dan perlindungan negara terhadap hak beribadah setiap warga negara," ujarnya.
Menurutnya, momentum Natal menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menguatkan persaudaraan lintas iman.
"Natal mengajarkan nilai kasih, perdamaian, dan kebersamaan. Nilai-nilai ini sejalan dengan semangat moderasi beragama dan menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia," sambungnya.


