Jakarta – Pelatih asal Inggris, John Herdman, mengaku sempat gugup saat menghadiri undangan Presiden bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. Meski demikian, ia menegaskan kesempatan bertemu langsung dengan kepala negara menjadi momen yang sangat berharga baginya.
“Ya, tentu saja saya gemetar,” kata Herdman kepada awak media sesaat setelah tiba.
Di balik ketegangan itu, Herdman menyebut dirinya justru sangat antusias. Ia menilai pertemuan dengan Presiden sebagai sebuah kehormatan besar.
“Ya sangat antusias (bertemu presiden), suatu kehormatan buat saya,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Herdman juga memaparkan ambisi besar yang sedang dibangun timnas Indonesia, yakni menembus Piala Dunia 2030. Ia menilai target itu hanya bisa dicapai jika seluruh pihak ikut memberi dukungan.
“Kami berharap dapat membawa tim ini ke world cup pada tahun 2030. Dan kami akan membutuhkan dukungan dari semua orang,” kata Herdman.
Menurut dia, dukungan Presiden punya arti penting bagi para pemain. Kehadiran pemimpin negara di belakang tim disebutnya dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan memperkuat semangat juang.
“Saya pikir selalu Presiden, keinginannya, semangatnya, dan juga dukungannya. Saya pikir kepemimpinannya dan passion-nya untuk Indonesia adalah penting bagi para pemain kita untuk mengetahui bahwa kita memiliki pemimpin kita di belakang kita,” tutur Herdman.

