Kuala Lumpur, Gonesia.com – Pelatih kepala ganda putra Malaysia, Herry Iman Pierngadi, menerapkan protokol pelatihan intensif dengan fokus pada pemulihan fisik sebagai langkah krusial menghadapi turnamen Japan Open 2026.
Strategi ini diambil menyusul keputusan federasi untuk merombak total komposisi pasangan ganda putra Malaysia demi mendongkrak prestasi di kancah internasional.
Salah satu fokus utama Herry adalah mengembalikan performa Man Wei Chong yang baru saja pulih dari cedera lutut kanan.
Wei Chong dipasangkan dengan Soh Wooi Yik, sebuah eksperimen yang diharapkan mampu memberikan warna baru bagi sektor ganda putra Malaysia.
Kondisi fisik pemain muda tersebut menjadi perhatian serius sang pelatih karena ia sempat absen panjang sejak gelaran Thomas Cup pada Mei 2026 lalu.
Herry IP mengakui bahwa proses transisi ini membutuhkan penyesuaian khusus agar pemainnya siap berkompetisi di level elite.
“Saya rasa ini baru minggu kedua Wei Chong kembali berlatih,” kata Herry IP sebagaimana dikutip dari The Star.
Ia menyatakan bahwa kondisi anak asuhnya tersebut belum mencapai level kebugaran optimal untuk bertanding di turnamen besar.
“Dia masih belum 100 persen dan masih ada beberapa area yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Demi meminimalisir risiko cedera dan meningkatkan performa, sang pelatih memberikan menu latihan yang telah dimodifikasi.
“Saya memberinya pelatihan khusus sebagai bagian dari pemulihannya,” lanjutnya.
Porsi latihan tersebut difokuskan pada peningkatan kecepatan refleks yang sempat menurun akibat masa pemulihan cedera.
“Terutama dalam situasi di mana dia harus bereaksi cepat terhadap tembakan tak terduga karena reaksinya masih agak lambat,” jelasnya.
Selain pasangan baru tersebut, Malaysia akan menurunkan dua wakil lainnya yakni Aaron Tai/Kang Khai Xing serta Yap Roy King/Wan Arif Wan Junaidi.
Guna meningkatkan kualitas sesi latihan, Herry turut mengundang tim nasional Singapura untuk berlatih bersama di pelatnas Malaysia.
Kolaborasi lintas negara ini dilakukan untuk menciptakan atmosfer kompetisi yang lebih menantang bagi para pemain.
Program latihan bersama ini juga menjadi persiapan bagi tim Singapura yang akan segera berlaga di Taiwan Open.
Menurut sang juru racik taktik, kehadiran lawan latih tanding dari luar negeri memberikan dampak positif yang signifikan.
“Prinsip saya sederhana. Paulus memberi tahu saya bahwa dia ingin para pemainnya mengikuti program latihan yang saya jalankan minggu ini,” ucap dia.
Ia menambahkan bahwa skema ini memberikan variasi teknis yang tidak didapatkan jika pemain hanya berlatih dengan rekan senegara.
“Kami sedang mempersiapkan diri untuk Japan Open minggu depan, di mana kami akan menurunkan tiga pasangan,” tambahnya.
Herry menekankan bahwa faktor psikologis pemain juga meningkat saat menghadapi lawan yang berbeda di sesi latihan.
“Para pemain saya secara alami lebih fokus ketika berlatih melawan lawan yang berbeda,” ucap ia.
Perubahan suasana latihan ini diyakini mampu meningkatkan intensitas dan kualitas teknik para pemain ganda putra Malaysia.
“Kehadiran pemain dari tim lain di sini menciptakan lebih banyak variasi dan membuat sesi latihan menjadi lebih baik,” pungkasnya.


