Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan pada sesi pagi perdagangan setelah sempat bergerak di area positif. Dari pembukaan di level 6.599, indeks fluktuatif, lalu menguat sampai titik tertinggi 6.635 sebelum berbalik arah dan turun tajam ke level terendah 6.376.
Pelemahan itu terjadi saat mayoritas saham ditransaksikan di zona merah. Hanya 96 saham yang menguat, sedangkan 611 saham melemah dan sisanya tidak bergerak.
Di tengah pergerakan yang timpang tersebut, saham BUMI, BMRI, dan ANTM menjadi emiten dengan nilai transaksi terbesar sepanjang sesi pertama.
Hampir seluruh indeks sektoral juga ikut terkoreksi. Sektor energi menjadi yang paling dalam melemah setelah IDXENERGY turun 6,47 persen. Diikuti sektor bahan baku melalui IDXBASIC yang anjlok 7,26 persen.
Tekanan berikutnya datang dari IDXINDUST yang turun 3,43 persen, IDXCYCLIC melemah 2,60 persen, dan IDXNONCYC terkoreksi 2,49 persen. Adapun IDXHEALTH turun lebih tipis sebesar 0,43 persen.
Sektor lain pun tidak luput dari koreksi. IDXFINANCE merosot 1,47 persen, IDXPROPERT turun 2,23 persen, IDXTECHNO melemah 0,65 persen, IDXINFRA jatuh 3,90 persen, sementara IDXTRANS menjadi salah satu yang terdalam dengan penurunan 5,94 persen.
Kondisi serupa juga dialami indeks acuan. LQ45 turun 2,10 persen ke level 637,424. Jakarta Islamic Index (JII) terkoreksi 3,96 poin menjadi 411,639.
Selain itu, IDX30 melemah 1,62 persen ke level 363,133. MNC36 turut turun 1,53 persen ke posisi 282,969.

