Jakarta -, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menjadwalkan pemanggilan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni pada Kamis, 4 Desember 2025. Pemanggilan ini bertujuan mendalami penyebab banjir parah yang melanda sejumlah wilayah Sumatra akhir November lalu, terutama terkait temuan gelondongan kayu yang hanyut.
Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman menegaskan, rapat dengan Kementerian Kehutanan akan fokus pada paparan penyebab bencana. Komisi yang membidangi kehutanan ini menyoroti gelondongan kayu yang ikut terbawa arus banjir di Sumatra akhir November lalu.
Menurut Alex, meskipun Siklon Tropis Senyar memicu cuaca ekstrem dan banjir bandang di tiga provinsi Sumatra, material kayu hanyut mengindikasikan adanya masalah di hulu. “Dari material yang terbawa, logika kita juga mengatakan ini bukan hanya kemudian air yang melimpah, tetapi ada sesuatu di hulu, di lereng bukit yang terjadi,” ujarnya pada Senin, 1 Desember 2025.
Politikus PDI Perjuangan itu menekankan pentingnya pembaruan kebijakan kehutanan di tanah air. Tujuannya, agar bencana dengan kerusakan luas seperti di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tidak terulang kembali.
Sebelumnya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni telah berjanji menjadikan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sebagai momentum introspeksi kementeriannya. Ia menilai peristiwa ini sebagai bahan evaluasi kebijakan pengelolaan hutan dan lingkungan hidup, terutama dalam mengantisipasi bencana ekologis.
“Semua mata melihat, semua telinga mendengar, semua kita merasakan apa yang terjadi di daerah tiga provinsi itu. Kami mengatakan duka yang mendalam, tapi ini juga momentum yang baik untuk kita mengevaluasi kebijakan,” kata Raja Juli dalam keterangan tertulisnya pada Ahad, 30 November 2025.
Video gelondongan kayu yang terbawa arus banjir sebelumnya beredar luas di media sosial. Rekaman yang diambil di Sumatera Utara akhir November lalu menunjukkan batang-batang pohon besar terbawa arus deras. Di Sumatera Barat, gelondongan kayu juga tampak berserakan pascabanjir.


