IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
Ekonomi

Dosen UGM: Impor BBM Satu Pintu Pertamina Berpotensi Matikan SPBU Asing

Yogyakarta – Rencana pemerintah mewajibkan impor BBM bagi SPBU asing melalui Pertamina menuai kritik. Kebijakan ini dinilai berpotensi menjadi blunder yang merugikan iklim investasi di Indonesia.

Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Fahmy Radhi, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kebijakan Kementerian ESDM tersebut. Menurutnya, kebijakan ini justru mengembalikan tata kelola migas hilir dari liberalisasi menjadi regulasi yang ketat.

Perusahaan asing yang sebelumnya tertarik berinvestasi karena kebebasan mengimpor dan menentukan harga jual, kini terancam merugi. Mereka tidak lagi bebas mencari sumber impor yang lebih murah dan harus membeli dari Pertamina dengan harga yang telah ditetapkan.

Jika SPBU asing memilih hengkang akibat kebijakan ini, Pertamina berpotensi memonopoli tata kelola migas hilir. Fahmy memperingatkan, monopoli ini akan berdampak buruk pada iklim investasi, tidak hanya di sektor migas tetapi juga sektor lainnya.

Lebih lanjut, Fahmy menambahkan bahwa iklim investasi yang memburuk dapat menghambat target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden terpilih sebesar 8 persen per tahun. Ia mendesak pemerintah untuk membatalkan rencana tersebut.

Saham MEDS Melesat ARA, Simak Profil dan Kinerja Terkininya

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

04

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

Purbaya Nilai Jakarta Tak Perlu Terbitkan Obligasi untuk Pembangunan Infrastruktur

07

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

08

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

Berita Terbaru