Jakarta – Pemerintah mempercepat persiapan pembangunan Sekolah Rakyat melalui pertemuan antara Kepala Badan Pengelola BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, di kantor BP BUMN, Kamis, 4 Juni 2026. Pembahasan diarahkan untuk memastikan proyek pendidikan itu berjalan tepat sasaran, bermutu, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Dony menegaskan, kerja sama BP BUMN, Danantara, dan Kementerian PU merupakan bagian dari komitmen pemerintah menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia. Pesan itu ia sampaikan melalui unggahan akun resmi BUMN.
Di balik pintu tertutup, keduanya membahas sejumlah hal penting, mulai dari percepatan penyelesaian proyek, penguatan koordinasi pemerintah dengan BUMN Karya, dukungan aspek legal dan kelembagaan, hingga pengawasan mutu pembangunan agar sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurut Dony, kolaborasi ini tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan fisik. Ia menyebut proyek Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya menyiapkan masa depan sumber daya manusia Indonesia.
“Anak-anak Indonesia di mana pun mereka berada berhak mengakses pendidikan berkualitas, dan infrastruktur yang kokoh adalah langkah awal yang sangat penting,” ujarnya.
Dody Hanggodo menyambut baik langkah tersebut. Kementerian PU, kata dia, siap mengerahkan sumber daya agar pembangunan berjalan efektif dan bisa segera dirasakan publik. Ia menekankan bahwa aspek teknis di lapangan harus diperhatikan secara detail.
“Mulai dari desain bangunan yang ramah anak dan tahan gempa sampai akses utilitas yang memadai. Targetnya, proyek ini bisa segera dinikmati masyarakat,” kata Dody.
Unggahan mengenai pertemuan itu pun menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam mendorong proyek pendidikan tersebut. Salah satu komentar menyebut, “mantap sinergi BP BUMN dan KemenPU, semoga Sekolah Rakyat cepat dinikmati masyarakat dan dirasakan manfaatnya.” Di sisi lain, ada pula yang mengaitkan proyek ini dengan pentingnya amanah dan netralitas aparatur negara.
Sekolah Rakyat sendiri merupakan program prioritas pemerintah untuk menyediakan pendidikan gratis dan berkualitas bagi keluarga prasejahtera. Melalui kerja sama BP BUMN, Danantara Indonesia, dan Kementerian PU, program ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia.
Seusai pertemuan Dony dan Dody, harapan agar Sekolah Rakyat segera terwujud kian menguat. Kolaborasi lintas kementerian dan BUMN itu juga dinilai menjadi contoh bahwa kerja bersama dapat mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan di Tanah Air.

