IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia
News

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Terjaring OTT KPK di NTB

JAKARTA, Gonesia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, pasca operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di wilayah Nusa Tenggara Barat pada Senin (20/7).

Penangkapan kader Partai Amanat Nasional tersebut menandai babak baru dalam pengawasan integritas kepala daerah di wilayah Indonesia Timur.

Bupati Lalu Ahmad Zaini tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Senin malam sekitar pukul 21.58 WIB dengan pengawalan ketat tim penindakan.

Ia tampak mengenakan masker dan topi saat melintasi lobi gedung KPK untuk segera menjalani pemeriksaan intensif.

Pihak lembaga antirasuah hingga saat ini masih melakukan pendalaman terhadap status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi senyap tersebut.

Tanggapan BPS Terkait Perbedaan Data Garis Kemiskinan Bank Dunia

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyampaikan bahwa penangkapan dilakukan di rumah dinas Bupati sesaat setelah ia menghadiri acara nonton bareng final Piala Dunia 2026 di halaman kantor bupati.

“Yang pasti bupati diamankan pagi hari di rumah dinas yang bersangkutan,” kata Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (20/7).

Operasi tersebut tidak hanya menyasar kepala daerah, namun juga melibatkan belasan individu lainnya dalam jaring pengamanan KPK.

Secara keseluruhan, tim penindakan mengamankan 19 orang dari lokasi kejadian di wilayah Lombok Barat.

Namun, hanya tujuh orang dari total individu yang diamankan tersebut yang dibawa ke Jakarta untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Peran Eks Menteri Era SBY di Balik Terpilihnya Gus Kikin Jadi Ketua PBNU

Dalam rangkaian operasi tersebut, tim KPK juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi mencakup uang tunai dalam pecahan rupiah serta dokumen-dokumen krusial.

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya dalam bentuk uang tunai dalam pecahan rupiah dan juga beberapa dokumen yang diduga terkait dalam perkara ini,” ujar dia.

Penyelidikan awal mengarah pada adanya dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam proyek-proyek strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Ia menambahkan, operasi ini berfokus pada praktik suap yang melibatkan oknum penyelenggara negara dalam pengelolaan proyek daerah.

RSUP Kariadi Bantah Isu Bullying Terkait Meninggalnya Mahasiswi PPDS Undip

“Perkara ini diduga berkenaan dengan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan proyek-proyek yang ada di lingkungan Kabupaten Lombok Barat,” lanjutnya.

Hingga saat ini, Lalu Ahmad Zaini belum memberikan keterangan resmi kepada publik terkait tuduhan yang diarahkan kepadanya.

Ia memilih untuk tetap bungkam di hadapan awak media yang menunggunya di area gedung KPK.

Sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, KPK memiliki waktu maksimal 1×24 jam untuk menentukan status tersangka bagi pihak-pihak yang diamankan.

Lembaga tersebut berkomitmen untuk segera memaparkan konstruksi perkara secara transparan kepada masyarakat setelah pemeriksaan selesai dilakukan.

Komentar

Berita Populer

01

Daftar Saham Baru Indeks KOMPAS100 dan Rekomendasi Analis Agustus 2026

02

YLKI Soroti Pemblokiran Rekening Bank Mandiri dan Ingatkan Hak Nasabah

03

UMK 2026: Daftar Lengkap Wilayah dengan UMK Tertinggi & Terendah

04

Cara Mudah Beli Paket Data Semua Operator Lewat Aplikasi GoPay

05

Proyeksi Kinerja ANTM Tetap Kuat di Tengah Bayang Risiko Regulasi

06

DPRD Sumbar Desak Perbaikan Jalan Payakumbuh-Lintau Lanjut 2026

07

HUT ke-81 RI, Paspampres kerahkan 1.147 personel dan alusista amankan VVIP

08

Kementerian Lingkungan Hidup Menanti Hasil Lab Cisadane, Pastikan Kualitas Air

Berita Terbaru